Dengan dekorasi yang sangat tradisional, Dekranasda PALI berhasil meraih Juara I untuk Stand Terbaik di Sriwijaya Expo 2024.

Rabu, 29 Mei 2024 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Tintamerah.co.id – Stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir atau Dekranasda PALI sukses mencuri perhatian penyelenggaran Sriwijaya Expo 2024.
Even tahunan Sriwijaya Expo kali ini dipusatkan di halaman DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jalan Kapten A Rivai, Palembang pada 24-28 Mei 2024.

Di even bergengsi tingkat Provinsi Sumsel itu, Stand Dekranasda PALI berhasil meraih Juara I Stand Terbaik Kategori Dekranasda Event Sriwijaya Expo 2024. Sementara untuk Juara II diraih Dekranasda Kabupaten Ogan Ilir (OI), Juara III Dekranasda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Juara Harapan Dekranasda Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Keberhasilan menjadi Juara I itu setelah stand Dekranasda PALI di bawah asuhan langsung Ir. H Sri Kustina, menjadi stand terlengkap.

BACA JUGA  Maksimalkan Menulis Laporan Naratif, PKBI Sumsel Gelar Pelatihan Jurnalistik

Di mana, stand Dekranasda PALI menampilkan berbagai macam kerajinan khas PALI mulai dari kerajinan batok kelapa, kayu bambu, berbagai anyaman, batik khas PALI dan Songket. Untuk tenun Songket memamerkan motif Sawit, motif Toman dan motif Duku merupakan motif Songket khas PALI yang diciptakan langsung Ketua Dekranasda PALI Sri Kustina.

Ketua Dekranasda PALI Sri Kustina melalui Ketua Harian Dekranasda PALI, Brisvo Diansyah mengucap rasa syukur atas kemenangan sebagai Juara I stand terbaik Swijaya Expo 2024 yang diraih Dekranasda PALI. Dia mengakui memang pihaknya sudah mempersiapkan stand Dekranasda PALI yang akan ditampilkan saat event Sriwijaya Expo 2024 sudah sejak 2 bulan sebelum kegiatan.

“Kita sudah mempersiapkan semuanya selama 2 bulan dan Alhamdulillah kita berhasil meraih Juara I,” tutur Brisvo. Menurut dia, dengan keberhasilan meraih Juara I itu, maka berbagai kerajinan khas Kabupaten PALI termasuk nama Kabupaten PALI menjadi terangkat.

BACA JUGA  Resiko Dibongkar, Jemaah Dilarang Bawa Zamzam di Koper Bagasi

Terlebih di ajang Sriwijaya Expo 2024 itu bisa dikenalkan berbagai macam kerajinan khas PALI. Alhasil masyarakat di Sumsel dan di luar Sumsel dapat mengetahui kalau kerajinan dari Kabupaten PALI bisa bersaing dengan kerajinan dari daerah lain. “Selain mengangkat nama Kabupaten PALI, kita berharap kemenangan itu juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terutama para pengrajin di Kabupaten PALI,” tuturnya.

Sekedar informasi, stand Dekranasda PALI didekorasi sangat tradisional dengan dinding dan plafon yang terbuat dari anyaman bambu. Walaupun stand tersebut tidak terlalu besar, namun penataan seluruh kerajinan khas PALI, mulai kerajinan batok kelapa, kayu, bambu, batik dan songket terpajang mewah namun tetap alami.

BACA JUGA  LPMK 5 Ulu Bersama Puskesmas 4 Ulu Periksa Kesehatan Para Lansia di Rt 57

Bahkan ditampilkan juga teknik pembuatan batik khas PALI serta cara menenun songket motif Toman, motif Sawit dan motif Duku yang merupakan motif songket khas PALI.

“Motif songket kaby ini sendiri diciptakan langsung ibu Sri Kustina, sehingga stand Dekranasda PALI terasa banget kesan daerahnya,” pungkas Brisvo.

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru