Herman Deru Instruksikan Kepala Daerah Pantau Stok Pangan di Pasar Jelang Idul Fitri

Rabu, 12 April 2023 - 05:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Guna mengantisipasi terjadinya  inflasi akibat meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan pokok menjelang Idul Fitri 1444 Hijriah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumsel menggelar High Level Meeting (HLM) TPID, di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (11/4).

Hal itu juga dilakukan, sebagai langkah mengintensifkan upaya pengendalian inflasi yang selama ini memang telah dilakukan TPID Sumsel.

“Ini merupakan langkah konkrit kita dalam mengendalikan inflasi di daerah ini. Kita jangan lalai terhadap tekanan inflasi yang setiap saat bisa terjadi,” kata Gubernur Sumsel H Herman Deru, dalam arahannya pada HLM tesebut.

Apalagi, lanjutnya, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) seperti Idul Fitri, inflasi disejumlah daerah kerap terjadi. Hal itu disebabkan karena tingginya permintaan atas suatu barang.

BACA JUGA  Wujud Kemanunggalan TNI Rakyat, Satgas Yonif 143/TWEJ Lakukan Komsos Dengan Masyarakat di Pedalaman Papua

“Menjelang Idul Fitri ini, tentu permintaan akan suatu barang akan meningkat, termasuk dengan kebutuhan pokok. Ini yang harus jadi perhatian kita. Harga maupun stok bahan pangan harus terus dipantau sehingga inflasi dapat dikendalikan,” tuturnya.

Dia menekankan, agar Bupati dan Walikota yang ada di Sumsel harus memonitor langsung dengan rajin turun ke lapangan untuk memastikan ketersediaan dan harga pangan.

“Jangan hanya mendengar laporan, kita harus turun langsung untuk memonitoring ketersediaan pangan, harga, dan keyamanan masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok tersebut,” terangnya.

Menurut Herman Deru, sejauh ini stok ketersediaan pangan di Sumsel sangat aman.

“Ketersediaan beras kita aman. Tingga kita pantau saja bagaimana cara distribusinya. Bukan itu saja, kita juga harus memonitor pangan lain seperti beras, daging dan ikan yang biasanya juga mendominasi gejolak harga di pasar,” imbuhnya.

BACA JUGA  Babinsa Srimulya Ikut Dampingi Petugas Medis Tracing Warga Kontak Erat Pasien

Sebagai salah satu penghasil pangan terbesar di Indonesia, Herman Deru meyakini Sumsel akan mampu mengendalikan laju inflasi yang kerap terjadi di sejumlah daerah lain menjelang Idul Fitri.

“Sumsel ini salah satu penghasil pangan khususnya beras di Indonesia. Namun begitu, ini harus dijaga. Jangan sampai justru ada gejolak harga. Satgas pangan harus memantau setiap apapun yang terjadi di lapangan,” paparnya.

Bahkan, jauh sebelum HBKN Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H, Sumsel terus melakukan upaya pengendalian inflasi.

Makan tak heran, jika Sumsel disebut-sebut sebagai salah satu provinsi terbaik dalam pengendalian inflasi secara nasional.

Hal itu juga tak lepas dari inisiasi Gubernur Herman Deru yang terus menggaungkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). GSMP sendiri memiliki andil cukup besar dalam menekan laju inflasi.

BACA JUGA  Babinsa Koramil 418-08/Sako Komsos Bersama Guru Sekolah Dasar 145 Palembang

“GSMP ini tidak hanya dapat mengendalikan laju inflasi, tapi juga mampu menekan angka kemiskinan dan stunting. Baru di tahun 2022, angka kemiskinan di Sumsel bisa diangka 11 persen. Jika nantinya upaya ini terus serius dilakukan, bukan tidak mungkin angka kemiskinan di Sumsel menjadi satu digit,” pungkasnya.

Diketahui, HLM TPID Sumsel dihadiri oleh, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional RI Dr Sarwo Edi, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Nur Cahyo Heru Prasetyo, Pimpinan Perusahaan Umum Bulog Kanwil Sumsel Babel Mohamad Alexander, serta sejumlah Walikota dan Bupati di Sumsel.*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru