Herman Deru Jadi Pembicara Bedah Buku Bunga Rampai “Ngobrol Santai Otonomi dan Pembangunan Daerah”

Minggu, 11 September 2022 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Gubernur Sumsel  H Herman Deru yang juga sebagai Mahasiswa Angkatan 5 Doktor Administrasi Publik (DAP) Fisip Unsri, menjadi pembicara pada Bedah Buku Bunga Rampai “Ngobrol Santai Otonomi dan Pembangunan Daerah di Sumsel”  bertempat di Ruang Prof. Juani Mukti UPT Bahasa Unsri Kampus Palembang, Minggu (11/9).

Ketika menjadi pembicara Herman Deru menyampaikan beberapa ulasan persoalan terhadap otonomi daerah dan juga pembangunan.

Menurut Herman Deru  otonomi daerah adalah sebuah peristiwa yang tidak pernah ada dalam ekspektasi seperti cerita pada tahun 1998 ketika Presiden RI Soeharto mengundurkan diri.

“Melihat peristiwa itu yang rasanya tidak mungkin terjadi. Begitu euforianya yang tidak pernah berhenti hingga sampai ke desa dan semuanya pun berubah,” katanya.

BACA JUGA  KAPL Desak Walikota Menyegel dan Memberhentikan Pembangunan flyover Angkatan 66 Kota Palembang

Sebab lanjut Bapak Pembangunan Sumsel itu setelah turunnya Presiden Seoharto berbagai undang-undang bahkan kebijakan baru muncul.

“Saat itu saya juga sangat merasakan peristiwa tersebut sebelum hingga sesudah,” ungkapnya.

Herman Deru menyebut problem antara Gubernur dan Bupati/Walikota itu beda besar.  Gubernur tantangannya  lebih besar. Seperti Provinsi ini adalah kumpulan lukisan yang dikumpulkan dari puzzle, disitu ada kota, kabupaten, hingga karakter, adat, suku dan budaya  yang berbeda.

“Saat itu saya baru menjabat Gubernur, saya melihat angka kemiskinan Sumsel ini mendekati 13 persen. Alhamdulillah berkat kerja keras semua saat ini angka kemiskinan Sumsel menjadi 11 persen,” ungkapnya.

Selain itu, Herman Deru juga menjelaskan semua Kepala Daerah ada

BACA JUGA  Advokat Harus Kompak, Jonfredi Joniansa Tekankan Pentingnya Koordinasi Antar Lembaga

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang harus dipertanggungjawabkan dalam visi dan misinya selama jabatan 5 tahun.

“Saya  berharap buku ini bermanfaat bagi berbagai kepentingan serta menambah wawasan khususnya yang tidak berada di  struktur pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fisip, Prof. Alfitri mengatakan karya buku ini sangat monumental apalagi karya ini adalah karya masa studi dan ini wujud komitmen dari mahasiswa untuk bisa mempublikasi pikiran-pikiran yang dimasukan dalam sebuah buku.

“Oleh sebab itu kita ucapkan selamat kepada mahasiswa DAP angkatan 5  yang telah  melahirkan satu buku bagi program administrasi publik Unsri. Mudah-mudahan ini akan dilanjutkan oleh angkatan   lainnya untuk bisa berkarya seperti ini,” pungkasnya.

BACA JUGA  PWPSS Sumsel "Pulang Kampung" Gelar Baksos dan Silaturahmi

Tak hanya itu, menurutnya kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan berbagi ilmu dan  wawasan sehingga bisa melahirkan generasi yang cerdas dan berkualitas.

Buku Bunga Rampai Ngobrol Santai Otonomi dan Pembangunan Daerah merupakan karya dari mahasiswa-mahasiswi Angkatan 5 DAP Fisip Unsri.

Pada kesempatan ini, Gubernur Sumsel Herman Deru menandatangani Replika Buku Bunga Rampai.

Turut hsdir Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara, Prof. Dr Agus Pramusinto, Dosen Senior MKP Fisipol UGM dan Sekjen IAPA, Bevaola Kusumasari, Walikota Pangkalpinang, H Maulan Aklil, Koordinator Program Doktor Administrasi Publik, Prof Dr Kiagus M. Sobri serta para Mahasiswa/wi Angakatan 5 DAP Unsri.*

Berita Terkait

Buka Seleksi Daerah, Firdaus Hasbullah Bakar Semangat Atlet Panahan Sumsel: Ini Gerbang Menuju Panggung Nasional!
Respon Tegas Firdaus Hasbullah: Di Balik Absennya di Senam LLI, Ada Komitmen Pembinaan Atlet yang Tak Kalah Penting
DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”
Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!
MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!
Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI
Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring
Nyata Berhasil! Mitigasi Karhutla Sumsel Turun Drastis, Sinergi TNI-Polri dan Lintas Sektor Patut Diapresiasi

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:15 WIB

Buka Seleksi Daerah, Firdaus Hasbullah Bakar Semangat Atlet Panahan Sumsel: Ini Gerbang Menuju Panggung Nasional!

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:07 WIB

Respon Tegas Firdaus Hasbullah: Di Balik Absennya di Senam LLI, Ada Komitmen Pembinaan Atlet yang Tak Kalah Penting

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:17 WIB

MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

Berita Terbaru