Jakor Sumsel Akan Gelar Aksi Demonstrasi Terkait Dugaan Korupsi Oknum Dinas Pertanian OKU Timur

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Timur | Tintamerah.co.id – Jaringan Anti Korupsi (Jakor) Sumatera Selatan akan melakukan aksi demonstrasi terkait dugaan korupsi pada kegiatan areal tanam (cetak sawah) pada Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur tahun 2021 di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Kordinator Jakor Sumsel, Fadrianto, SH mengatakan, aksi akan dilakukan dalam waktu dekat sekaligus akan menyampaikan pengaduan terkait proyek paket cetak sawah dengan membawa data yang sudah dikumpulkan.

“Ya, dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi. Hal ini dilakukan agar dugaan proyek cetak sawah ini bisa ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya, Selasa (24/5/2022).

Kasus dugaan korupsi cetak anggarannya bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBB) dengan pagu sebesar Rp 960 juta, yang diduga berpotensi merugikan keuangan negara sebesar Rp 300 juta.

BACA JUGA  Pencuri Fuso dan 22 Ton Pupuk Pusri Didor Polisi

Dalam kasus ini, jelas Fadrianto, Jakor Sumsel menduga bahwa perencanaan pada Kegiatan areal tanaman pangan tidak mendapatkan pengawasan secara baik, sehingga berdampak pada rendahnya kualitas pekerjaan yang dilakukan dan berdampak pada kerugian keuangan negara.

“Kami melihat bahwa pekerjaan tesebut dilakukan tidak sesuai standar spesifikasi. Realisasi Fisiknya tidak sesuai dengan realisasi keuangan yang ada pada kegiatan perluasan areal tanaman pangan atau cetak sawah,” jelasnya.

Sementara, menanggapi adanya dugaan korupsi pada cetak sawah tersebut, Kabid Sapras Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur, Niswaturrohmah, STP mengatakan, pengerjaan cetak sawah sudah sesuai dengan rencana anggaran belanja.

“Secara lengkap sudah dibangun saluran pembuang, saluran tersier, land clearing. Semua sudah dikerjakan, adapun ada lahan yang tidak siap tanam, itu karena petaninya terlambat tanam. Saat kondisinya menyemak kembali pembukaannya tidak berat karena sudah digarap,” katanya.

BACA JUGA  Diduga Bertikai Dengan Teman Sendiri, Pria Ini Tewas Ditusuk

Ia menegaskan, lahan yang sudah dicetak sawah sudah siap tanam semua, seluas 60 hektar tidak ada yang tidak siap tanam. Ini dana aspirasi DPRD, tanah seluas 100 hektar itu milik masyarakat, yang masuk anggaran 60 hektar.

“Satu hektar itu dianggarkan Rp 16 juta. Lahan cetak sawah itu sudah diserahkan terimakan ke kelompok tani. Harus dibersihkan kembali tapi tidak berat karena sudah garap,” pungkasnya.
(FR)

Berita Terkait

Dunia Pers Berduka, Wartawan di Bangka Belitung Jadi Korban Pembunuhan
Jatanras Polda Sumsel Tangkap Oknum Juru Parkir Liar Pemeras Pedagang di Depan Hotel Swarna Dwipa
Ribuan Gram Sabu dan Extacy Milik Dua Pelaku Berhasil Diamankan Unit 1 Satresnarkoba Polres Ogan Ilir
Gunakan Barcode MyPertamina Isi Solar Subsidi Berulang, Dua Sopir Box Ditangkap Ditreskrimsus Polda Sumsel
Pemuda Pancasila PALI : penjarakan ASN dan Oknum Kades Lulus PPPK
Pelaku Pencabulan Terhadap Mahasiswa Perguruan Tinggi di Palembang Diamankan Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Sumsel
Rugikan Negara Rp 5.6 M, HA Diamankan Subdit Tipidter Polda Sumsel
ASN Dibekuk Tim Ditreskrimum Polda Sumsel, Memiliki Senpi Ilegal Berikut Ratusan Butir Peluru

Berita Terkait

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 04:27 WIB

Dunia Pers Berduka, Wartawan di Bangka Belitung Jadi Korban Pembunuhan

Minggu, 11 Mei 2025 - 22:23 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Oknum Juru Parkir Liar Pemeras Pedagang di Depan Hotel Swarna Dwipa

Senin, 31 Maret 2025 - 01:11 WIB

Ribuan Gram Sabu dan Extacy Milik Dua Pelaku Berhasil Diamankan Unit 1 Satresnarkoba Polres Ogan Ilir

Kamis, 13 Maret 2025 - 15:57 WIB

Gunakan Barcode MyPertamina Isi Solar Subsidi Berulang, Dua Sopir Box Ditangkap Ditreskrimsus Polda Sumsel

Selasa, 21 Januari 2025 - 23:05 WIB

Pemuda Pancasila PALI : penjarakan ASN dan Oknum Kades Lulus PPPK

Berita Terbaru