Ketua AP3 PALI Desak Audit Investigatif Total: “Pipa Pertamina Adalah Bom Waktu bagi Rakyat”

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua AP3 PALI Desak Audit Investigatif Total: Sebut

Ketua AP3 PALI Desak Audit Investigatif Total: Sebut "Pipa Pertamina Adalah Bom Waktu bagi Rakyat" (Dok/Abu Rizal)

PALI | tintamerah.co -, Aliansi Pemuda Peduli PALI (AP3) mengeluarkan pernyataan sikap keras menyikapi rentetan insiden kebocoran pipa migas yang terus menghantui wilayah Bumi Serepat Serasan. Ketua AP3 PALI, Abu Rizal, menegaskan bahwa infrastruktur pipa milik Pertamina kini tak ubahnya “bom waktu” yang siap merenggut nyawa warga kapan saja.

Pernyataan ini menyusul peristiwa line pipa PT Pertamina EP Hulu Rokan Zona 4 Pendopo Field di Sungai Deras, Talang Akar, Talang Ubi. Selain itu, tragedi berdarah yang terjadi di Desa Benuang warga Desa Karta Dewa meregang nyawa karena line pipa gas bocor dan terbakar (wilayah operasional Pertamina Adera). Insiden tersebut telah memakan satu korban jiwa dan dua orang mengalami luka bakar akibat dugaan kelalaian dalam pemeliharaan infrastruktur pipa yang sudah menua.

BACA JUGA  SKANDAL KURSI KOSONG: Data BPS Konfirmasi Borok DPRD PALI, Rakyat Berpeluh, Legislator 'Makan Gaji Buta'!

Nyawa Bukan Komoditas Dagang

Abu Rizal mengecam pola penanganan Pertamina yang dinilai selalu menggunakan pola transaksional setiap kali terjadi insiden fatal.

“Kami mengecam keras pola barter nyawa dengan ganti rugi. Nyawa rakyat yang melayang tidak bisa ditebus hanya dengan uang atau tawaran pekerjaan bagi keluarga korban. Ini adalah upaya pembungkaman sistematis agar kelalaian korporasi tidak tersentuh hukum,” tegas Abu Rizal dalam keterangannya kepada tintamerah.co, Kamis (5/4/2026).

Soroti Lemahnya Pengawasan SKK Migas

Tak hanya Pertamina, AP3 PALI juga membidik peran SKK Migas sebagai pengawas Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Abu Rizal mempertanyakan mengapa pipa-pipa yang sudah korosi dan termakan usia masih dibiarkan beroperasi di bawah pemukiman warga.

BACA JUGA  Legislator PALI Berang! Firdaus Hasbullah Desak PLN Pendopo Segera Atasi 'Bom Waktu' Listrik di Rejosari

“Di mana fungsi pengawasan Asset Integrity? Mengapa SKK Migas seolah tutup mata terhadap risiko maut ini? Menjadikan status Objek Vital Nasional (Obvitnas) sebagai tameng untuk memaklumi kebocoran adalah sesat logika. Tidak ada ketahanan energi yang lebih berharga dari nyawa rakyat,” terang Abu Rizal.

Empat Tuntutan Utama AP3 PALI:

  1. Audit Investigatif Independen: Melibatkan pihak ketiga untuk memeriksa seluruh jalur pipa tua di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di PALI.
  2. Sanksi Pidana Korporasi: Mendesak Polri dan Kejaksaan Agung menyeret penanggung jawab operasional ke meja hijau atas kelalaian fatal.
  3. Peremajaan Total: Menuntut penggantian pipa yang sudah melebihi usia teknis, bukan sekadar pembersihan limbah yang bersifat kosmetik.
  4. Hentikan Jalur Maut: Jika tuntutan tidak dipenuhi, AP3 mengancam akan melakukan aksi massa.
BACA JUGA  Jalan Benuang-Kampai Rusak Parah, Firdaus Hasbullah Semprot Eksekutif: “Warga Butuh Nafkah, Guru dan Anak Sekolah Butuh Masa Depan!”

Ultimatum 30 Hari

Menutup pernyataannya, Abu Rizal memberikan peringatan keras kepada pemangku kebijakan. Ia menegaskan bahwa kedaulatan energi tidak boleh dibangun di atas “liang lahat” rakyat.

“Jika SKK Migas dan Pertamina tidak melakukan tindakan nyata dalam dalam satu bulan kedepan, kami akan mengonsolidasi massa untuk menuntut penghentian sementara operasional di jalur pipa maut tersebut,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina maupun SKK Migas belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan dan ultimatum yang dilayangkan oleh AP3 PALI.

 

 

Editor: Efran

Berita Terkait

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027
Jemput Bola Aspirasi Akar Rumput, Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah Kukuhkan Komitmen Pembangunan Merata di Kecamatan Abab
Eskalasi Perjuangan DPRD PALI: Ketua DPRD Instruksikan Firdaus Hasbullah Tuntaskan Polemik Regulasi Ganti Rugi Hingga Akarnya

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi

Berita Terbaru