Ketua DPW PKB Sumsel: Fatayat dan NU Fokus Dalam Menurunkan Angka Stunting di Sumsel

Kamis, 2 Desember 2021 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Seminar Nasional dan pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Sumsel masa khidmat 2021-2026 dengan tema “Penguatan Peran Serta Mitra Kerja dan Stakeholder dalam Implementasi Kegiatan Prioritas Pembangunan Keluarga Melalui Sosial Pencegahan Stunting” yang digelar di gedung Grand Atyasa Convention Center, Kamis (2/12/2021).

Fatayat NU Provinsi Sumatera Selatan resmi diketuai oleh Helmiyah, S.Sos.I dengan masa khidmat 2021-2026.

Turut hadir Ketua DPW PKB Sumsel Drs. Ramlan Holdan, Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini, M.Km., Ketua PWNU Sumatera Selatan yang diwakili oleh Hernoe Roesprijadji, Kepala BKKBN Provinsi Sumsel, OPD Sumsel, Banom NU dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPW PKB Sumsel Drs. Ramlan Holdan mengatakan, Fatayat Dan Kader Nu Fokus Dalam Menurunkan Angka Stunting Di Sumsel.

BACA JUGA  Herman Deru Jadi Pembicara Bedah Buku Bunga Rampai "Ngobrol Santai Otonomi dan Pembangunan Daerah"

“Alhamdulillah Fatayat adalah bagian dari Banom (Badan Otonom) NU dan juga kewajiban kita sebagai kader NU bersama-sama membesarkan Fatayat, Alhamdulillah Fatayat hari ini bekerja sama dengan BKKBN provinsi Sumatera Selatan dalam rangka kita memerangi stunting di Sumatera Selatan,” terangnya.

Ramlan mengungkapkan, dalam menghadapi masalah sosial stunting dirinya menjelaskan masih 28 persen. “Alhamdulillah turun dari 35 persen padahal target negara kita menurunkan angka stunting di angka 14 persen,” ungkapnya.

“Stunting ini akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan seseorang, apalagi kedepan era globalisasi persaingan sangat ketat apabila tidak kita persiapkan dari sekarang maka generasi kedepan tidak bisa bersaing menghadapinya,” pungkasnya.

Laporan: Astrid
Editor: AN

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru