Operasi Panah Sakti – 24, KRI Bubara – 868 Sandar di Pelabuhan Boom Baru Palembang

Minggu, 11 Agustus 2024 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Tintamerah.co.id  – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang melaksanakan merplug kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bubara – 868 di Dermaga DE Pelabuhan Boom Baru Palembang, Minggu (11/08/2024).

Komandan Lanal (Danlanal) Palembang, Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan melalui Perwira Pelaksana (Palaksa) Lanal Palembang memimpin proses merplug kedatangan KRI Bubara – 868.

Kedatangan KRI Bubara-868 yang di komandani oleh Mayor Laut (P) Wahyu Windarta dalam rangka Operasi Panah Sakti – 24 Komando dan Pengendalian (Kodal) Gugus Keamanan Laut Komando Armada I (Guskamla Koarmada I), sebagaimana diketahui bahwa salah satu tugas pokok Lanal Palembang adalah menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi bagi unsur-unsur TNI Angkatan Laut, serta menyediakan fasilitas labuh dan pangkalan bagi kapal yang melaksanakan tugas operasi di wilayah kerja Lanal Palembang.

BACA JUGA  KPU Provinsi Audiensi Dengan IWO PW Bengkulu

KRI Bubara-868 adalah kapal perang jenis patroli cepat dengan spesifikasi panjang 45,5 meter, lebar 7,9 meter, dan bobot 220 ton. Kapal ini memiliki kecepatan maksimal 24 knot, kecepatan jelajah 17 knot dan kecepatan ekonomis 15 knot, serta ketahanan berlayar selama enam hari. Dilengkapi dengan dua unit radar dua unit radar (JRC JMR9225-6XN dan JRC JMA-9122- 6XA) dan senjata meriam 30 mm.

Pelaksanaan kegiatan merplug meliputi Penghormatan lambung kanan, Peran muka belakang, serta Ikat tali-tali. Turut hadir mendampingi Palaksa Lanal Palembang yaitu, Kasatkom Lanal Palembang, Lettu Laut (P/W) Yulin Pangumbarelang, PgS. Pasminlog Lanal Palembang, Letda Laut (KH) M. Lutfi.

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru