Pembinaan dalam perkembangan BUMD / BLUD di Provinsi Sumatera Selatan

Selasa, 7 Desember 2021 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan Buyung Wiromo Samudro menyebutkan lima faktor yang menjadi kendala dalam perkembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pada pertemuan Pembinaan BUMD/BLUD Provinsi Sumatera Selatan di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Selasa (7/12/21).

“Pertama, BUMD belum menghasilkan laba yang memadai. Kedua, Sumber Daya Manusia pengelolaan masih lemah. Ketiga, pengelolaan modal tidak efektif. Keempat, jenis usaha tidak produktif. Kelima, masih tingginya ketergantungan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” katanya.

Menurut Buyung, dari lima poin yang disebutkannya itu, yang kerap terjadi pada pengelolaan BUMD saat ini yaitu poin keempat dan kelima.

BACA JUGA  Peresmian Bedah Rumah di Kelurahan 8 Ilir Dihadiri Wakil Walikota dan Baznas Kota Palembang

“Terkadang BUMD suka tidak tepat sasaran dalam memilih jenis usaha atau model bisnis yang bisa dikembangkan. Harusnya dengan modal yang ada, sebisa mungkin itu produktif dan memiliki keuntungan di dalamnya. Ini mesti dikaji lagi, Terlebih masih ada BUMD yang bergantung pada APBD,” ucapnya.

Lebih lanjut Buyung menjelaskan, seharusnya sebelum merancang sesuatu harus ada aturan main dan praktik bisnis yang sehat dan beretika. Di mana Sistem, Struktur dan Proses harus transparan, akuntabilitas, responsibilitas, independen dan fairness yang merupakan komitmen membangun Good Corporate Governance (GCG), yang merupakan sistem pengatur dan pengendalian perusahaan yang menciptakan daya tambah.

“Jadi BUMD ini memiliki landasan hukum yang diatur UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang merujuk pada Pasal 331-343 BUMD dan Pasal 343 GCG. Kemudian pada PP Nomor 54 Tahun 2017 tetang BUMD yang merujuk pada pasal 92 tentang GCG,” jelasnya.

BACA JUGA  Bersama TNI Dan Polri, RT 57 Panca Usaha Palembang Kembali Gelar Vaksinasi Untuk Warganya

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumsel, Afrian Joni menyampaikan, saat ini masih ada BUMD yang belum memberikan kontribusi kepada PAD dengan alasan besarnya biaya operasional.

“Ada BUMD yang memberikan kontribusi dan ada juga yang belum memberikan kontribusi sama sekali. Karena BUMD masih ada yang tergolong sakit, setengah sakit dan sehat. Yang sakit ini bisa dikatakan memiliki beban operasional yang tinggi,” terangnya.

Afrian Joni menegaskan, pihaknya akan mengevaluasi BUMD yang belum sehat, mulai dari manajerial dan aspek lainnya. Sehingga nantinya BUMD tersebut bisa meningkatkan pendapatan dan menekan biaya operasioal.

“Harapannya nanti di tahun 2023, semua BUMD di Sumsel akan sehat,” tukasnya
(Deva)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru