Pemprov Sumsel Bentuk TPPS Sebagai  Strategi  Pencegahan Stunting  Mulai dari Tingkat Kelurahan/Desa

Rabu, 24 Agustus 2022 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membuktikan keseriusannya dalam menurunkan angka stunting melalui  Rapat Koordinasi (Rakor)  Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang akan digelar  pada akhir  Agustus 2022 mendatang.

Menurut Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya saat menerima  audiensi Kepala Perwakilan BKKBN  Sumsel, Mediheryanto di ruang kerjanya, Rabu (24/8) pagi  mengatakan, percepatan penurunan stunting di Sumsel menjadi program prioritas, pembentukan TPPS sampai level desa/kelurahan penting dilakukan karena menjadi  langkah strategis dalam  percepatan penurunan angka stunting.

“Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 angka stunting di Sumsel sebesar 24%. Kita mendapat amanah dari Presiden untuk turut andil dalam  menurunkan angka stunting secara nasional menjadi 14  di tahun 2024. Itu bisa kita capai dengan penguatan koordinasi dan sinkronisasi antar seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Antoni Yuzar Angkat Bicara Terkait Pelantikan Wabup Muara Enim

Menurutnya, dengan telah terbentuknya TPPS  dari tingkat Provinsi Sumsel hingga TPPS tingkat desa/kelurahan nanti, perlu  pemahaman yang sama dalam perencanaan program kegiatan yang terarah.

“Komitmen  kita dalam menurunkan  stunting dimulai  dari kebijakan  anggaran dengan  penurunan angka kemiskinan. Misalkan  Dinas PMD  dapat memanfaatkan dana desa itu melalui juknis tertentu dengan  musrenbangdes. Kita perlu aksi nyata bukan seremonial,” pungkasnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel Mediheryanto,S.H.,M.H dalam kesempatan itu menjelaskan Rencana Mulai Pengawasan (RMP) dan Rencana Penerbitan Laporan (RPL) Agenda Prioritas Pengawasan BPKP Tahun 2022 untuk Triwulan III.

Ia menyampaikan, seluruh Perwakilan BPKP diminta agar segera melaksanakan Pengawasan Intern Desa Tahun 2022.

Pelaksanaan kegiatan pengawasan tersebut agar memperhatikan topik pengawasan yang harus dilaksanakan oleh Perwakilan BPKP dari Direktorat Pemerintahan Desa pada Triwulan III. Yakni mencakup 8  topik meliputi Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Desa, Pengembangan Potensi Desa, Optimalisasi Program Padat Karya, Stunting, Pengembangan Kewirausahaan, Kemitraan, dan Keperantaraan.

BACA JUGA  Kunjungi Ponpes Darul A'mal Metro 043/Gatam Bagi Pengalaman dan 7 Motivasi Para Santri

“Perwakilan BPKP harus mendapatkan seluruh data pada desa sesuai hasil penetapan sampling, dalam rangka mendukung generalisasi penyimpulan hasil pengawasan secara nasional mengacu pada Daftar Lokasi Uji Petik,” tandasnya.*

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru