Palembang | Tintamerah.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) Indonesia bersama Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar acara Seminar dan Lokakarya (Semiloka) di Kantor Walikota ruang Parameswara Jalan Merdeka, Palembang, Selasa (08/11/2022). Semiloka ini membahas penanggulangan banjir untuk keselamatan dan kesehatan masyarakat kota palembang.
Hadir pada Semiloka hari ini, Walikota Palembang melalui asisten 1, Drs.Yanuarpan Yani, Guru besar Universitas Islam Negeri (UIN Raden Fatah) Prof.Drs.M.Sirozi, M.A.,Ph.D, Ketua Umum DPP Gencar Indonesia Charma Afrianto, SE, Ketua DKR Sumsel Anwar Sadat, ST, Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang Zaenal Abidin, SH, Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Ir.H.Ahmad Bastari Yusak,S.T.,MT.
Semiloka berlangsung secara virtual zoom meeting dipimpin oleh moderator dari aktivis 98, Tumpal Simaremare bersama narasumber Menteri kesehatan 2004-2009 Dr.dr.Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K), Ahli Gizi Dr.Widjaja Lukito, Ketua Umum DKR Pusat Wab Warouw (PN-DKR) dan Dr.Indra Cahyono sebagai Virolog.

Charma Afrianto menyampaikan, semua kolam retensi yang ada di kota Palembang belum mampu mengatasi masalah banjir. “Masalah paling utama adalah bagaimana caranya air yang tidak tertampung bisa dialirkan ke sungai, artinya Palembang darurat butuh pompa mobile,” jelas Charma.
“Surabaya dengan 15 pompa mobile menjadi file projek salah satu kota terbesar di Indonesia yang berhasil mengatasi masalah banjir, artinya Palembang harus bisa mencontoh seperti itu, tidak perlu dengan 15 tapi cukup dengan 5 pompa mobile 1 pompa bisa mewakili 6 titik banjir dari 30 titik banjir yang ada,” tegas Charma
Ditempat yang sama, Ketua DKR Sumsel Anwar Sadat mengatakan, untuk berhenti saling menyalahkan pihak tertentu.
“Mari kita berkolaborasi mendorong penyelesaian yang memang menjadi suatu urgensi persoalan pada masyarakat saat ini, kita akan melakukan pergerakan dengan mendorong penguatan – penguatan kapasitas RT Siaga, seperti memberikan pelatihan kesiapsiagaan pada Satgas RT Siaga dalam kemandiriannya menghadapi bencana banjir, termasuk emergency respon dan sebagainya karena ini merupakan hal penting untuk langkah ke depan yang harus dilakukan,” ucapnya.
“Saya berharap secepatnya keberadaan Satgas RT Siaga ini diadakan sebagai solusi untuk mengatasi bencana banjir di kota Palembang,” pungkasnya.
(AN)















