Pertunjukan Kesenian di Area Anjungan Aceh Timur Curi Perhatian Pengunjung PKA ke 8 Banda Aceh

Senin, 6 November 2023 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | Tintamerah.co.id – Sejumlah pertujukan kesenian ditampilkan di pentas area anjungan Aceh Timur pada Pekan Kebudayaan Aceh ke 8, Banda Aceh, Rabu, (6//11/2023).

“Acara pentas seni yang bertajuk Rempahkan Bumi, Pulihkan Dunia. Acara pentas seni sangaja diadakan di area anjungan Aceh Timur, dikarenakan peserta seni yang tampil juga dari Aceh Timur.

Diantara perserta yang tampil yaitu Group Dikee (zikir) sebanyak tiga group, group tari 6 group, & group musik dua group,” ujar Kordinator Pelaksana Maimunzir, Maimuzir merincikan pertujukan kesenian di area pelataran anjungan Aceh Timur diantaranya, Dike Keunebah Gure,(zikir peninggalan guru), Dike Alsyikin,(zikir al syikin), Dike Darussa’dah,(zikir darussa’dah), Tari Poh Kipah dari Sanggar Poh Cakra, saboh art (Musik Kreasi), Rapai Geleng, (Bidari art), Sanggar Meuligoe Raya, ( Tari Paya Nie), SMA N Peureulak ( Tari Amboi- amboi), wareh ben music Akustik dan Nazar Apache.

BACA JUGA  Garda Prabowo Meminta Polda Sumsel Usut Tuntas dan Ungkap Dalang Dibalik Kasus Pemalsuan Dokumen RUPS Bank Sumsel Babel

“Selama Tampilan seni ini anjungan Kabupaten Aceh Timur semakin di padati pengunjung. Apalagi tampilan apik dari vakolis Nazar Apache yang menghipnotis pengunjung,” ujar Maimunzir.

Sementara coordinator Kontingen Aceh Timur, Suriadi, SE mengatakan Pertunjukan kesenian sebagai bentuk andil dalam memeriahkan pergelaran pekan kebudayaan Aceh (PKA) ke 8. “ Yang kita tampilkan juga adalah karya – karya seni terbaik yang kita miliki,” ujar Suriadi, SE.

Kabid kebudayaan Aceh Timur Suriadi,SE juga mengapresiasi atas pertujukan kesenian yang ditampilkan di panggung seni Aceh Timur. “Pertunjukan kesenian juga telah mencuri perhatian para pengunjung hingga anjungan kita terus dipadati setiap harinya,” terangnya.

Suriadi,SE menjelaskan PKA ke 8 tahun 2023 yang di selenggarakan di Banda Aceh ini adalah merupakan ajang untuk mempromosikan ragam budaya dan seni. Kegiatan ini juga bagian penting untuk merawat budaya agar tidak hilang dengan arus perkembangan zaman.

BACA JUGA  DPRD Gelar Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II Atas Raperda Tentang APBD-P Tahun 2022

Ini merupakan upaya kita untuk merawat budaya. Semoga pergelaran PKA ke 8 tahun 2023 Banda Aceh ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan sukses terlaksana sampai selesai pada (12/11/2023)” tutup Suriadi, SE

(DN)

Berita Terkait

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017
Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:02 WIB

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Berita Terbaru