PHE Jambi Merang Tanam 1000 Mangrove Gandeng Lembaga Pengelola Hutan Desa Sunsang

Jumat, 19 Juli 2024 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, Tintamerah.co.id  – Pertamina Hulu Energi Jambi Merang meneken perjanjian kerjasama dengan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sungsang IV untuk menanam 1000 mangrove, Jumat (19/7) lalu di kantor Dinas Kehutanan Sumatera Selatan, Palembang. Komitmen serupa juga dilakukan oleh Medco E&P Indonesia dan Medco E&P Grissik Ltd untuk membuat Desa Sungsang IV, Banyuasin, Sumatera Selatan kaya akan ekosistem karbon biru. Penandatangan kerjasama ini dikemas dalam seremoni Penghijauan Hulu Migas, disaksikan langsung oleh jajaran Dinas Kehutanan Sumatera Selatan dan SKK Migas Perwakilan Sumbagsel.
M. Satrio Musabdo pada kesempatan terpisah menyatakan komitmen untuk berkontribusi terhadap lingkungan diimplementasikan di berbagai sektor. Lewat sektor pendidikan, PHE Jambi Merang memiliki program Kelas Berbagi (Sekolah Lestari Berbasis Teknologi), sedangkan . Ddi sektor kelestarian lingkungan, salah satunya PHE Jambi Merang berkontribusi lewat penanaman mangrove ini.
“Tentu kami tidak bisa sendirian, kesuksesan penanaman 1000 mangrove hingga tanaman ini berdampak bagi masyarakat dan lingkungan perlu didukung ahlinya, yakni stakeholder terkait di level kabupaten hingga desa,” ungkap Satrio. Oleh karena itu, Satrio menyampaikan apresiasi yang besar  mengucapkan terima kasih atas terwujudnya komitmen bersama ini.
  Kepala Departemen Komunikasi dan Formalities SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Safe’i Syafri, dalam sambutannya turut menggarisbawahi komitmen SKK Migas dalam menjalin hubungan baik dengan para pemangku kepentingan, salah satunya melalui kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Dalam Program Penghijauan Hulu Migas, kami bekerjasama dengan stakeholder terkait, yaitu Dinas Kehutanan Provinsi Sumastera Selatan. Harapannya dampak positifnya akan lebih masif, untuk turut serta melestarikan alam dan menjaga lingkungan yang bermuara pada dapat menurunkan emisi karbon,” jelas Safe’i.
Inisiasi pelestarian alam memang sebaiknya tidak hanya datang dari pemerintah padadi dinas terkait saja. Dengan dukungan industri hulu migas, Kepala Dinas Kehutanan Sumsel Koimudin berharap bencana alam akibat kelalaian bersabahabat dengan lingkungan dapat dihindari. “Kami mengapresiasi kepedulian perusahaan yang tidak hanya melaksanakan kewajiban, tetapi juga secara proaktif menanam pohon. Semoga penanaman mangrove dapat menghindarkan abrasi dan juga banjir bandang,” kata Koimudin.
Penanaman pohon mangrove di Sungsang IV ini, menurut Koimudin, bukan hanya sekadar seremonial semata. Ia menekankan pentingnya komitmen dari kepala desa dan seluruh pihak terkait untuk memastikan lokasi penanaman dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kepala UPTD KPH Wilayah III Palembang – Banyuasin juga diminta untuk membantu dalam memonitor dan memastikan kelangsungan hidup tanaman tersebut.
Acara puncak dari kegiatan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang dilakukan oleh perwakilan perusahaan, kepala desa, KPH Wilayah III, SKK Migas, Kepala Dinas Kehutanan, dan LDPHD. Penandatanganan ini menandai dimulainya program penghijauan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat setempat. PHE Jambi Merang yang menginduk pada PHR Regional 1 Zona 1 diwakili oleh Pjs Head of Comrel & CID Zona 1 Budi Ariyanto pada prosesi tersebut.
“Program CSR atau /Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) JSL Pertamina selalu sejalan untuk mendorong tercapainya pembangunan yang berkelanjutan atau Sustainable Development Goals. Pada program penanaman 1000 mangrove, hal ini untuk terwujudnya (13) Penanganan Perubahan Iklim; (14) Ekosistem Lautan; (15) Ekosistem Daratan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru