PT MHP Ambil Langkah Tegas: Oknum Driver Nakal Akan Diserahkan ke Pihak Berwajib

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor pusat PT MHP KPO Niru. (Dok/Dwi-MHP)

Kantor pusat PT MHP KPO Niru. (Dok/Dwi-MHP)

PALI | tintamerah.co -, Menanggapi dinamika pemberitaan terkait aktivitas armada tronton di jalan kota Bumi Serepat Serasan, Manajemen PT Musi Hutan Persada (MHP) melalui bagian Humas memberikan pernyataan resmi dan sangat tegas. Perusahaan menekankan bahwa pelanggaran lalu lintas oleh oknum kontraktor adalah tindakan di luar kendali perusahaan dan akan diproses secara hukum jika terus berulang.

Komitmen Nol Toleransi Terhadap Pelanggaran

Kepala Divisi Pengamanan Hutan dan Sosial PT MHP, Agus Alamsyah, mengonfirmasi telah melayangkan teguran keras serta imbauan kepada seluruh mitra kontraktor. Aturan internal perusahaan sudah sangat spesifik: dilarang keras melintas di jalan aspal atau masuk ke wilayah jalan kota.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan masih adanya segelintir oknum pengemudi yang nekat melanggar aturan tersebut. Menyikapi hal ini, Agus menegaskan PT MHP tidak lagi hanya akan memberikan sanksi administratif internal, melainkan langkah hukum yang lebih nyata.

BACA JUGA  Masyarakat PALI Kembali Digegerkan, Mayat Warga Air Itam Ditemukan Dikebun

“Kami sudah memberikan teguran keras. Apabila pelanggaran masih terjadi, kami sepakat untuk menyerahkan penindakan sepenuhnya kepada pihak berwenang atau instansi terkait. Hal ini dilakukan karena tindakan tersebut sudah di luar kendali manajemen, mengingat secara regulasi internal larangan tersebut sudah sangat jelas,” tegas Agus kepada tintamerah.co, Jumat (20/3/2026).

Klarifikasi Isu: Tidak Ada Kaitan dengan Hibah Lahan

Pihak manajemen juga merasa perlu meluruskan spekulasi yang mengaitkan insiden lalu lintas ini dengan komitmen hibah lahan seluas 9 hektar. PT MHP menegaskan bahwa kedua hal tersebut adalah entitas yang berbeda sama sekali dan tidak memiliki hubungan sebab-akibat.

  • Aktivitas Logistik: Merupakan operasional teknis yang wajib mengikuti jalur khusus perusahaan.
  • Hibah 9 Ha: Merupakan komitmen administratif dan sosial perusahaan yang berjalan sesuai prosedurnya sendiri.

Agus menyatakan bahwa mencampuradukkan kedua isu ini dinilai tidak relevan dan dapat menyesatkan opini publik.

BACA JUGA  Edi Irwan Dapat Kejutan dari DPMD PALI Dihari Ulang Tahun yang ke 52

Ajak Masyarakat PALI Jadi Mata dan Telinga

Sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab sosial, PT MHP mengajak seluruh lapisan masyarakat di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk ikut serta dalam pengawasan.

PT MHP mengimbau masyarakat PALI agar segera melaporkan jika melihat armada tronton atau supir mitra MHP yang kembali melanggar aturan dengan melintasi jalan aspal.

“Kami sangat berterima kasih atas informasi dan kerja sama dari masyarakat. Jika ditemukan oknum supir yang masih ‘nakal’ dan melintas di aspal PALI, silakan laporkan agar bisa segera kami tindaklanjuti secara tegas bersama pihak berwajib,” pungkasnya.

Langkah kolaboratif ini diambil untuk memastikan keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama dan tidak ada lagi armada yang mengganggu kenyamanan warga di jalan kota.

Sorotan Tajam dari LSM dan Legislatif

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, persoalan ini telah memicu reaksi keras dari berbagai elemen di PALI.

BACA JUGA  PALI Night Culinary Genap Satu Bulan: Father Cool Band "Panaskan" Panggung, Ekonomi Rakyat Semakin Bergairah

Ketua LSM LIDIK PALI secara vokal membongkar apa yang disebutnya sebagai skandal pembiaran, di mana ia menyuarakan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban jiwa dari kalangan pelajar akibat aktivitas kendaraan berat yang masuk ke jantung kota. Ia mendesak agar klaim “aturan ketat” perusahaan tidak hanya menjadi hiasan di atas kertas sementara tronton masih “menjajah” jalanan Pendopo.

Senada dengan hal tersebut, pimpinan DPRD PALI juga melontarkan kritik pedas. Pihak legislatif mempertanyakan efektivitas pengawasan perusahaan dan menuntut pertanggungjawaban nyata atas kerusakan infrastruktur serta ancaman keselamatan warga. Sorotan tajam ini menekankan bahwa komitmen hibah lahan jangan sampai menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan nyawa masyarakat PALI di jalan raya.

 

Laporan: Efran

 

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru