Puyang Kopitiam Hadir di Palembang: Tongkrongan Gen Z dengan Cita Rasa Tradisional

Selasa, 25 November 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG | tintamerah.co.id -, Sebuah kedai kopi dengan konsep unik, Kuyang Kopitiam, resmi dibuka hari ini, 25 November 2025, di Palembang. Dengan harapan membawa keberkahan dan rezeki yang melimpah, Kopitiam ini terinspirasi dari sosok nenek buyut dari suami pemilik, Ibu Imelda, yang masih sehat dan berumur hampir 100 tahun.

“Kuyang Kopitiam ini terinspirasi dari nenek buyut suami saya, Pak Novianto. Beliau masih sehat walafiat dan menjadi inspirasi bagi kami,” ujar Ibu Imelda, pemilik Kuyang Kopitiam ujar Imelda Owner.

Kopitiam ini menawarkan kombinasi menu tradisional dan western dengan sentuhan kekinian. Beberapa menu andalan antara lain spaghetti ayam geprek, spaghetti sambal matah, dan spaghetti kari ayam. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp20.000 hingga Rp50.000.

BACA JUGA  Kepengurusan FOKKU Resmi Dilantik Periode 2022-2027

“Kami menawarkan menu western dengan sentuhan tradisional, seperti spaghetti ayam geprek dan spaghetti sambal matah. Harganya pun terjangkau untuk semua kalangan,” jelas Ibu Imelda.

Nasi lemak ayam lengkuas dan dendeng batokok juga menjadi menu best seller di Kuyang Kopitiam. Ibu Imelda berharap, kehadiran Kuyang Kopitiam dapat memberikan pilihan wisata kuliner baru bagi masyarakat Palembang.

“Dengan dibukanya Kuyang Kopitiam ini, kami harap masyarakat Palembang punya pilihan tempat nongkrong dan berkumpul yang baru,” tambahnya.

Sementara itu, Bapak Novianto, suami Ibu Imelda, menambahkan bahwa kehadiran Kuyang Kopitiam juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja dan mengurangi tingkat pengangguran.

“Kami berharap Kuyang Kopitiam ini dapat berkembang dan membuka cabang di tempat lain, sehingga dapat mengakomodir lebih banyak tenaga kerja,” ujar Bapak Novianto.

BACA JUGA  Anggota Kodim 0418/Palembang, Serda Edi Kusuma Dapat Kaki Palsu Baru dari KASAD

Kuyang Kopitiam juga menawarkan kopi tarik dan teh tarik khas Kopitiam, namun dengan sentuhan kekinian. Dengan desain interior yang menarik dan harga yang terjangkau, Kuyang Kopitiam diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda Palembang.

 

Laporan: anton | Editor: ej@

Berita Terkait

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”
Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!
MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!
Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI
Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring
Nyata Berhasil! Mitigasi Karhutla Sumsel Turun Drastis, Sinergi TNI-Polri dan Lintas Sektor Patut Diapresiasi
Sinergi Era Digital: Korem 044/Gapo Gembleng Prajurit Jadi ‘Arsitek’ Informasi Kreatif dan Humanis
Terobosan Pembiayaan, Herman Deru Siapkan Sumsel Jadi Pelopor ‘Obligasi Daerah’ Nasional

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:17 WIB

MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:24 WIB

Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:06 WIB

Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring

Berita Terbaru