Sempat Jatuh, Usaha Ternak Lele Binaan Bukit Asam (PTBA) Bangkit dan Berkembang

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tintamerag.co.id — Sugeng Priyanto kini dikenal sebagai seorang peternak ikan lele yang sukses di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim. Dalam sebulan, Sugeng dapat meraup omzet belasan juta rupiah.

Keberhasilan tak datang begitu saja. Usaha Sugeng sempat terpuruk. Tapi berkat kerja keras dan kegigihan, Sugeng mampu bangkit dan berkembang. Usaha ternak ikan lele Sugeng merupakan salah satu mitra binaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Ikan lele memiliki potensi pasar yang besar. Menu ikan lele tersedia pada banyak warung makan di Muara Enim. Hal itu membuat Sugeng tertarik pada usaha pembibitan lele.

“Saya mulai belajar sendiri tentang bagaimana beternak lele. Saya belajar dari internet dan lain-lain. Pada saat itu modal saya tak banyak. Hanya Rp 5 juta. Itu pun harus menguras tabungan saya yang ada,” tutur Sugeng.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel Pastikan Penerimaan Terpadu Polri TA 2023 Taruna Akpol Bintara dan Tamtama Polri Gratis

Tak berani langsung ke pembesaran, Sugeng memulai usaha pembibitan. Sebab, Sugeng tak punya cukup modal dan pengalaman.

Pilihan untuk lebih berfokus pada pembibitan tak sepenuhnya mulus. Pada suatu ketika, puluhan ribu bibit lele milik Sugeng mati karena penyakit. “Saya kaget juga. Tapi saya kan tak boleh berlama-lama meratapi kondisi itu. Saya harus move on,” ujarnya.

Ada juga musibah banjir yang membuat para peternak, atau pengepul, tak mau membeli bibitnya. “Maklum, kalau banjir ikan lele kan bisa berenang bebas keluar dari kolamnya,” ujar Sugeng.

Sugeng pun bingung mau diapakan bibit lele yang semakin besar itu. Bahkan, bibit lele itu sudah mendekati ukuran untuk bisa dikonsumsi. Akhirnya, dia memutuskan untuk lanjut saja ke usaha pembesaran.

BACA JUGA  Bupati Muratara Geram, Stop Proyek Jalan Poros yang Dikerjakan Asal-asalan

Pada 2021, Sugeng bergabung menjadi mitra binaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Ia kemudian mendapat pinjaman lunak untuk mengembangkan usaha. “Saya gunakan uang itu untuk membangun kolam pembesaran,” dia mengungkapkan.

Tak hanya bantuan modal, Sugeng mengaku mendapat banyak manfaat lain sejak menjadi mitra binaan PTBA. “Bukit Asam memberikan kami para pemilik UMK dengan berbagai pelatihan. Itu rutin, biasanya melalui Rumah BUMN Bukit Asam,” ucapnya.

Bukit Asam juga memfasilitasi Sugeng dalam kegiatan Sertifikasi Kompetensi Perikanan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sugeng berhasil lulus dan mendapatkan Sertifikat BNSP.

Dia pun semakin percaya diri menjalankan usahanya. Setelah jatuh bangun, kini Sugeng menjadi salah satu peternak lele yang sukses.

BACA JUGA  JAMPIDUM Setujui Penghentian Penuntutan Perkara Terhadap PH Dari Kejari Lebong

“Saya merasa berutang dengan Bukit Asam. Sudah dipinjamkan tambahan modal usaha, dapat pembinaan, serta diikutkan pula sertifikasi BNSP. Semoga Bukit Asam selalu komitmen dalam membina UMK seperti saya,” tutupnya.

Dengan semangat tanpa henti untuk memberdayakan masyarakat, PTBA melalui program kemitraan berupaya menumbuhkembangkan UMKM-UMKM binaannya lewat pemberian bantuan modal usaha, pelatihan, hingga promosi dan pemasaran produk. Sejalan dengan Asta Cita yang diusung pemerintah, terutama poin ke-3 terkait peningkatan lapangan kerja yang berkualitas dan kewirausahaan.

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

*Niko Chandra*
_Corporate Secretary_
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Berita Terkait

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017
Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:02 WIB

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Berita Terbaru