Tim Pengendali Inflasi Daerah Sumsel : Harga Beras Sudah Cenderung Turun

Kamis, 29 Februari 2024 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Menyikapi issue permasalahan beras dimasyarakat, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Selatan yang terdiri dari gabungan Biro Perekonomian, Dinas Pertanian, DKPP, Dinas Perdagangan serta Inspektorat provinsi Sumsel melakukan peninjauan lapangan dibeberapa tempat, memastikan harga beras stabil pada Rabu (28/2/2024).

Tim meninjau gudang beras milik CV. LI CM dijalan Mayjen Singadekane keramasan Kota Palembang. Digudang yang memiliki stok sebanyak 250 ton beras ini hasil menampung dari petani sekitaran daerah Banyuasin dan Belitang dengan memproduksi beras berbagai merk harga jual Rp 13.700,- perkilogram.

Begitupun pengecekan yang dilakukan di PT Belitang Panen Raya II alamat dijalan Sriwijaya Raya Kertapati Kota Palembang. Ditempat ini terdapat stok beras sebanyak 7000 ton dan menjual diharga Rp 13.700, perkilogramnya.

BACA JUGA  Panglima TNI Tegaskan Prajurit Jaga Kehormatan: "Jangan Nodai Kepercayaan Rakyat!"

Di PT Rusna Jaya dusun II Pegayut Pemulutan Ogan Ilir dijual lebih murah lagi, yakni Rp 13.600,- perkilogram. Persediaan juga cukup banyak, tercatat 1500 ton beras siap edar untuk wilayah Palembang dan sekitarnya.

Sementara diperusahaan PT Buyung Putra Pangan di Pemulutan Ogan Ilir yang memiliki stok sebanyak 20 ribu ton, menjual beras medium dengan harga lebih murah lagi yakni Rp 11.000,- perkilogramnya.

“Dari hasil pengecekan dibeberapa tempat, kami monitor harga beras sudah cenderung turun dikisaran Rp 11.000,- hingga 13.700,-, tidak ditemukan harga diluar batas dan stok ataupun persediaan beras aman sampai nanti menyambut lebaran,” ujar Lisdarma (Biro Perekonomian).*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru