TPID se-Sumatera Selatan Adakan High Level Meeting: Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha 1445 H dan Libur Sekolah

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tintamerah.co.id — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera Selatan mengadakan High Level Meeting (HLM) Se-Sumatera Selatan pada Rabu, 12 Juni 2024 di Ballroom Hotel Wyndham OPI Palembang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai persiapan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1445 H dan libur sekolah yang akan datang. Kegiatan HLM TPID se-Sumatera Selatan ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan sebagai Ketua TPID Provinsi Sumatera SelatanAgus Fatoni, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan selaku Wakil Ketua TPID Provinsi Sumatera Selatan Ricky P. Gozali, Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan Wandayantolis selaku narasumber, serta kepala daerah dan anggota TPID tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan terkait perkembangan inflasi di Sumatera Selatan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Ricky P. Gozali. Dalam laporannya, Ricky menyampaikan bahwa inflasi bulanan Sumatera Selatan pada Mei 2024 tercatat sebagai yang terendah kedua se-Sumatera. Namun, perlu diwaspadai kenaikan harga pada beberapa komoditas volatile food menjelang HBKN Idul Adha 1445 H, termasuk beras, minyak goreng, gula pasir, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. Selain komoditas volatile food, perlu diwaspadai pula kenaikan harga komoditas non volatile food seperti peningkatan tarif angkutan udara, kenaikan harga emas perhiasan, serta masih berlanjutnya kenaikan harga rokok.

BACA JUGA  Diduga Seperti Benalu, DPRD Tubaba Jadwalkan Sidak Dokumen perusahaan Pabrik PT BTI Tiyuh Karta

Pj. Gubernur Agus Fatoni dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh TPID se-Sumatera Selatan atas upaya pengendalian inflasi yang telah dilakukan. Beliau juga mengingatkan beberapa risiko yang perlu dicermati hingga akhir tahun, termasuk ketidakpastian cuaca, situasi politik, dan kondisi eksternal, serta peningkatan permintaan pada momen Idul Adha, libur sekolah, serta Natal dan Tahun Baru 2025. Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan, Wandayantolis, menambahkan bahwa pada Juni sampai dengan Agustus 2024, Sumatera Selatan akan menghadapi kondisi netral menuju La Nina yang berpotensi meningkatkan curah hujan di Sumatera Selatan. Namun, curah hujan diprediksi akan terus berkurang sesuai dengan masuknya musim kemarau.

Kepala Daerah Kota Palembang, Kota Lubuk Linggu, Kabupaten Muara Enim, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir turutmenyampaikan perkembangan inflasi di daerahnya masing-masing dan melaporkan berbagai upaya yang telah dilakukan TPID di wilayahnya untuk pengendalian inflasi tersebut.  Lebih lanjut, Pj. Gubernur Agus Fatoni menyampaikan beberapa arahan yang wajib dilakukan oleh TPID Se-Sumatera Selatan untuk mengantisipasi dampak risiko jangka pendek hingga akhir tahun, antara lain (1) melakukan antisipasi ketidakpastian cuaca, (2) mendorong optimalisasi lahan pekarangan, (3) mendorong optimalisasi Kerjasama Antar Daerah (KAD), (4) terus melaksanakan Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Se-Sumsel(GPISS), serta (5) memberikan dukungan fiskal.

BACA JUGA  Perbaiki Infrastruktur Gubernur HD Dorong Kabupaten PALI Menjadi Kawasan Segitiga Emas

Sebagaimana rilis Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan, inflasi Sumatera Selatan pada Mei 2024 tetap terkendali, sebesar 0,06% (mtm) atau 2,98% (yoy), masih berada dalam sasaran inflasi nasional sebesar 2,5% ± 1%. Menjelang HBKN Idul Adha 1445 H serta libur sekolah, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan instansi terkait lainnyaterus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk menjaga terkendalinya inflasi.Selanjutnya, masyarakat dihimbau untuk dapat bijak berbelanja, dengan hemat dan berbelanja secukupnya.

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru