Warga Keluhkan Harga Sawit ke Legislator Provinsi Sumsel

Selasa, 19 Juli 2022 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Rawas | Tintamerah.co.id – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dapil VIII yang meliputi Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara, kembali melakukan reses tahap II di wilayah Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, Senin (18/07/2022).

Kegiatan reses anggota DPRD Provinsi yang dilaksanakan dari tanggal 11 hingga 18 Juli 2022 ini, bertujuan menjaring aspirasi masyarakat agar usulan pembangunan lebih optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan yang lebih baik.

“Semua aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pertemuan di desa masing-masing, ditampung dan disampaikan pada saat paripurna nanti, untuk ditindaklanjuti berdasarkan kewenangan dan skala prioritas,” jelas H Toyeb Rakembang selaku koordinator.

BACA JUGA  Reses Anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil VIII di SMAN Tugumulyo

Selain itu, H. Toyeb Rekembang mengatakan, bahwa reses ini merupakan ajang silaturahmi kepada masyarakat yang juga merupakan tugas konstitusional, mendengar infomasi dan menyerap aspirasi.

Dari hasil reses yang telah dilakukan selama 8 hari tersebut, H Toyeb Rakembang mengatakan bahwa masyarakat banyak mengeluh tentang menurunnya harga sawit dan mahalnya harga pupuk.

“Hal tersebut kami tanggapi dengan serius, mengingat ini adalah kepentingan dari masyarakat. Dari 3 daerah yang dikunjungi, masyarakat juga meminta agar pemerintah provinsi, kabupaten/kota dapat memperbaiki infrastruktur jalan provinsi maupun jalan lingkungan, perbaikan dan pembangunan,” ungkapnya.

“Ada juga salah satu warga, Jamal warga Desa Jaya Tunggal, bahwa dirinya mengeluh lataran harga sawit menurun drastis, tentunya ini sudah menjadi tanggung jawab kami selaku wakil rakyat dan nanti akan kita perjuangkan pada saat paripurna,” terangnya.

BACA JUGA  Wujudkan Pertanian Berkelanjutan Program Transformasi PETI di Desa Darmo Jadi Pionir Ketahanan Pangan

Reses tahap II kali ini, diikuti 6 anggota DPRD Provinsi Sumsesl diantaranya, H. Toyeb Rakembang selaku koordinator reses dari fraksi PAN, H. A Gani Subit, fraksi Demokrat, H. Solehan Ismail dari fraksi Gerindra, H. Subhan, fraksi PKS, H. Novian Fauzi dari fraksi NasDem dan Hj. Rita Suryani dari fraksi PDI, sedangkan anggota DPRD satunya melakukan reses perorangan.
(***)

Berita Terkait

Pangkas Tengkulak Lewat Digitalisasi dan Beras Analog: Terobosan Berani Dinas Ketahanan Pangan PALI Mandirikan Petani
Strategi Jitu Dinas Ketahanan Pangan PALI Redam Inflasi: Dari GPM Kontinu, Gertam Cabai, hingga Amankan Puluhan Ton Beras Siaga Bencana
Menembus Batas Keterbatasan: Jurus Kolaborasi DPPKB PALI Jinakkan Risiko Stunting dan Bangun Ketahanan Keluarga Berkelanjutan
DPPKB PALI 2026: Jurus Jitu Hadapi Keterbatasan, Fokus Pengendalian Penduduk dan Ketahanan Keluarga
PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”
“Dinas Perindag PALI ‘Teriak’ ke Pertamina: Laporan ke Call Center 135 Cuma Angin Lalu!”
“Cuci Tangan” di Atas Penderitaan Rakyat PALI: Kala Pertamina Patra Niaga Bicara Normatif, Emak-Emak Menjerit di Bawah Harga Mencekik
Kuota 5.129 Tabung Gas Melon Per Hari di PALI Langka dan Mahal, H. Husni Thamrin Meradang: Rakyat Menjerit, Kalian Tidur?!

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:57 WIB

Pangkas Tengkulak Lewat Digitalisasi dan Beras Analog: Terobosan Berani Dinas Ketahanan Pangan PALI Mandirikan Petani

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:36 WIB

Strategi Jitu Dinas Ketahanan Pangan PALI Redam Inflasi: Dari GPM Kontinu, Gertam Cabai, hingga Amankan Puluhan Ton Beras Siaga Bencana

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:05 WIB

Menembus Batas Keterbatasan: Jurus Kolaborasi DPPKB PALI Jinakkan Risiko Stunting dan Bangun Ketahanan Keluarga Berkelanjutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:34 WIB

DPPKB PALI 2026: Jurus Jitu Hadapi Keterbatasan, Fokus Pengendalian Penduduk dan Ketahanan Keluarga

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:40 WIB

PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”

Berita Terbaru