345 Putra-putri Daerah Raih Mimpi Berkat Beasiswa dari Bukit Asam

Selasa, 7 Mei 2024 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) | Tintamerah.co.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berkomitmen mendukung pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata untuk masyarakat. Program Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam (Bidiksiba) merupakan salah satu upaya PTBA untuk mewujudkan hal tersebut.

Bidiksiba adalah beasiswa yang diberikan kepada siswa-siswi lulusan SLTA/sederajat dari keluarga prasejahtera di sekitar lokasi perusahaan agar dapat menempuh pendidikan di tingkat perguruan tinggi.

Sejak 2013 hingga 2023, sebanyak 345 putra-putri daerah sekitar wilayah operasi perusahaan mendapatkan beasiswa ini. Sebanyak 102 orang di antaranya berstatus mahasiswa dan 243 orang berstatus alumni. Para alumni ini telah mendapatkan pekerjaan di berbagai bidang usaha.

BACA JUGA  Dandim 0412/LU Suapi Bupati Lampung Utara Dihari Ultah ke 65 Tahun

Noval Hariyanto, pemuda asal Desa Tegal Rejo di Kabupaten Muara Enim, menceritakan pengalamannya sebagai peserta Program Bidiksiba.

“Ayah saya bekerja sebagai tukang ojek. Untuk biaya kuliah, orang tua saya tidak memungkinkan untuk membiayainya. Saya cari beasiswa, ada Program Bidiksiba,” ujar Noval.

Noval lolos seleksi Bidiksiba pada 2014 dan dapat kuliah di Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) program studi Teknik Kimia. Kini Noval telah bekerja sebagai Field Operator di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri petrokimia.

Peserta Bidiksiba tahun 2013, Aji Malik, mengungkapkan manfaat Bidiksiba yang benar-benar terasa. Ia tak perlu pusing memikirkan biaya kuliah dan biaya hidup sehingga bisa fokus menjalani kuliahnya dengan baik di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri). Kini Aji berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

BACA JUGA  Hari Lingkungan Hidup, Bukit Asam (PTBA) Edukasi Pelajar Sekolah Dasar

“Manfaat dari beasiswa Bidiksiba sangat luar biasa. Untuk operasional kuliah sudah aman. Saya dapat mengikuti kegiatan perkuliahan dengan baik,” tuturnya.

Dian Adi Saputra, peserta Bidiksiba tahun 2015, ingin anak-anak dari keluarga prasejahtera di kampung halamannya tetap bersemangat mengejar mimpi. Sembari bergabung dalam Program Perpustakaan Keliling dan Wisata Edukasi di Tanjung Enim, Dian berbagi semangat dan pengalaman.

“Saya pulang ke Tanjung Enim dengan kondisi yang sangat saya syukuri. Pendidikan sangat penting untuk anak-anak. Saya bisa melihat adik-adik yang mungkin punya nasib dan mimpi yang sama dengan saya. Saya ingin mereka tidak patah semangat hanya karena terkendala biaya,” tegasnya.

Melalui Program Bidiksiba, PTBA berharap dapat turut serta dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menanggulangi kemiskinan.

BACA JUGA  Dihadapan Peserta Duta Lalu Lintas, Pratama Ungkap Permasalahan Lalu lintas Karena Populasi Kendaraan Bermotor Tumbuh Pesat

Selain Bidiksiba, PTBA juga menjalankan Program Ayo Sekolah yang menyalurkan paket beasiswa untuk siswa-siswi kurang mampu. Ada pula Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka), serta Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Membaca (Gernas Tastaba) untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Lahat.

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

Niko Chandra
Corporate Secretary
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru