Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Siap Alokasikan Anggaran Guna Percepat Penanganan Karhutla di Sumsel

Jumat, 6 Oktober 2023 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel siap mengalokasikan anggaran untuk mendukung percepatan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sumsel. Hal ini diungkapkan oleh Fatoni usai memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pengendalian Karhutla di Auditorium Graha Bina Praja, Kamis (5/10/2023).

Rakor ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK RI, Sigit Reliantoro dan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel. Diantaranya, Wakil Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda Nazaputra Kiemas, Panglima Kodam (Pangdam) II Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol A.Rachmad Wibowo, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Sarjono Turin, Komandan Korem (Danrem) 044 Garuda Dempo Brigjen TNI M Naudi Nurdika, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara SMH Palembang, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Palembang, Bupati/Walikota se- Sumsel, Kepala OPD serta para Pimpinan Perusahaan Perkebunan dan HTI di Provinsi Sumsel.

BACA JUGA  Herman Deru Pembina Apel Akbar Pemuda Pancasila Sumsel HUT Ke-62

Rakor tersebut membahas sejumlah langkah yang akan dilakukan dalam penanganan penanggulangan Karhutla, termasuk menginventarisir semua kebutuhan dan permasalahan dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla. Masing-masing Satgas baik dari TNI-Polri maupun stakeholder lainnya telah memaparkan sejumlah hal yang sudah dilakukan, termasuk langkah-langkah kedepannya.

“Untuk penanganan agar tidak terjadi lagi Karhutla, banyak sekali yang dilakukan.  Pertama sosialisasi, kedua penegakan hukum pemadaman api dan macam-macam, termasuk kita siapkan alokasi anggaran,” ujar Fatoni.

Terkait metode penanganan Karhutla, pihaknya tetap menggunakan cara atau langkah yang telah dilakukan selama ini. Namun, Fatoni menegaskan akan melakukan penambahan sejumlah teknologi.

“Penambahan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) juga diusulkan penambahan termasuk water bombing. Kemudian kita juga akan melakukan penggeseran anggaran di Pemda,” tambah Fatoni.

BACA JUGA  Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme, Korem 045/Gaya Gelar Komsos dengan Masyarakat Lima Desa

Selain mengalokasikan anggaran, Fatoni juga meminta pihak swasta untuk ikut berkontribusi membantu percepatan penanganan Karhutla. Seperti menambah pembuatan embung, kanal dan lainnya.

“Soal anggarannya, kita hitung dulu kemudian kita carikan sumbernya baik dari pemerintah daerah, kabupaten/kota maupun dari pihak swasta. Untuk pendanaan dapat dilakukan Pemda melalui pergeseran anggaran yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT),” jelas Fatoni.

Hal lain yang tak kalah penting dilakukan untuk mempercepat penanganan Karhutla di Sumsel adalah tetap melakukan sosialisasi secara masif, baik Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota hingga ke tingkat desa.

“Perlu juga penegakan hukum dengan mengaktifkan Gakkumdu bersama Polri, Kejaksaan dan Gakkum KLHK,” ujar Fatoni.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK RI Sigit Reliantoro mengatakan terdapat 4 titik prioritas penanganan Karhutla, di antaranya PT Waringin Agro Jaya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kedua area Suaka Margasatwa Padang Sugihan, ketiga ruas jalan tol Palembang-Kayuagung, tol Indralaya-Prabumulih dan Jalan Lintas Timur Sumatera serta keempat area PT Banyu Kahuripan Indonesia Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin.

BACA JUGA  Hari Pajak 2024, Kakanwil DJP Sumsel Babel Ajak Pegawai Internal dan Masyarakat Memahami Tentang Pajak

Senada dengan Fatoni dalam penanganan Karhutla, Panglima Kodam (Pangdam) II/ Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil mengungkapkan pihaknya siap menerjunkan sebanyak 3 satuan setingkat kompi (SSK) dengan total 350 personel. Menurutnya, El Nino diperkirakan dapat terjadi hingga November mendatang. Hal itu tentu butuh atensi khusus karena masih akan berlangsung satu bulan kedepan.

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru