Harapkan Hujan Turun, Besok Pemprov Sumsel Bakal Gelar Salat Istisqa Serentak

Kamis, 12 Oktober 2023 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung | Tintamerah.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan menggelar salat istisqa atau salat minta hujan secara serentak pada Jumat 13 Oktober mendatang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengajak seluruh umat muslim se-Sumsel untuk bersama-sama menjalankan ibadah tersebut sebagai bagian dari ikhtiar permohonan kepada Allah SWT agar diturunkan hujan di tengah panasnya cuaca akibat El Nino yang tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

“Seluruh lapisan masyarakat se-Sumsel, termasuk Pemda agar menggelar Salat Istisqa secara serentak se-Sumsel pada Jumat, 13 Oktober 2023 nanti,” ucap Fatoni di Kantor Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Kota Kayuagung, Sumatera Selatan, Rabu (11/10/2023).

Fatoni mengatakan tujuannya mengajak seluruh masyarakat se-Sumsel untuk sama-sama melaksanakan salat istisqa adalah agar hujan dapat turun di wilayah Sumsel. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi salah satu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda kawasan ini.

BACA JUGA  Influencer dan Mantan Ketua BEM Unsri Deklarasikan Mendukung Mawardi - Anita Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan

Dia secara khusus meminta pihak pengasuh pondok pesantren dan pengurus masjid juga menggelar salah istisqa di tempatnya masing-masing. Fatoni berharap besar dengan melakukan salat istisqa doa-doa dari masyarakat luas yang meminta hujan turun dapat dikabulkan.

“Mudah-mudahan melalui salat istisqa itu doa-doa kita dikabulkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Fatoni bersama seluruh pegawai pemprov akan melaksanakan salat istisqa secara serentak di depan Kantor Gubernur Sumatera Selatan. Diperkirakan mereka akan memulai salat tersebut pada pukul 07.30 WIB.

Selain berikhtiar dengan melaksanakan salat istisqa, Fatoni megatakan saat ini Kodam II/Sriwijaya telah menyiapkan tambahan personel TNI sebanyak 350 orang untuk memperkuat dan mempercepat pengendalian Karhutla di Kabupaten OKI. Seluruh pasukan tersebut nantinya akan ditugaskan ke jalur darat untuk pemadaman api, sekaligus menyosialisasikan serta mengimbau masyarakat, termasuk perusahaan untuk tidak membakar saat membuka lahan.

BACA JUGA  Terus Kurangi Emisi Grk: Medco E&P – PLN Kembali Tandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik

“Dan yang lebih penting penugasan mereka untuk penjagaan di lokasi agar karhutla tidak makin meluas. Kehadiran 350 personel ini diharapkan dapat memperkuat dan mempercepat pengendalian karhutla,” kata Fatoni.

Nantinya mereka akan dibekali cairan Nusantara 4 bentuk foam dan gel. Selain itu, personel ini akan diletakkan pada titik-titik api. Mereka akan bertugas selama 30 hari ke depan di lapangan.

Selain penambahan personel, Kodm II/Sriwijaya juga akan memberikan dukungan lainnya dalam bentuk penambahan 3 pesawat. Armada tersebut bakal digunakan untuk melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang diharapkan hari ini sudah bisa dioperasikan.

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru