Debit Air Sungai Arakundo Aceh Timur Meningkat, Kapolsek Julok Imbau Warga Bantaran Sungai untuk Waspada

Rabu, 27 Desember 2023 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Kapolsek Julok Ipda Rudiono, S.Sos. mengimbau kepada warga masyarakat terutama yang bermukim di bantaran sungai, agar selalu berhati-hati seiring meningkatnya debit air Sungai Arakundo yang pasang.
“Saat ini debit air Sungai Arakundo meningkat, kita mengimbau kepada masyarakat sekiranya bisa berhati-hati dan mengantisipasi terutama baik yang sering beraktivitas di wilayah perairan, atau memiliki rumah permukiman di sepanjang bibir sungai,” ujar Rudiono, Selasa, (26/12/2023) petang.

Dengan kondisi cuaca yang ditandai dengan curah hujan yang mulai meningkat, warga masyarakat diharapkan agar waspada oleh kondisi kenaikan air yang mulai signifikan.
“Demikian anak-anak kecil juga untuk sementara waktu jangan sampai hilang pengawasan ataupun ikut dalam aktivitas perairan,” pesan Kapolsek.
Menurutnya, hingga Selasa petang terdapat 104 KK dari 4 Dusun di Gampong Lhok Seuntang yang terdampak dari meluapnya air Sungai Arakundo yakni Dusun Tanjong Menuang, Dusun Alue Raya, Dusun Teupin Lada dan Dusun Mesjid.

BACA JUGA  Desri Nago Akan Polisikan Oknum Wartawan Terkait Tuduhan Hoaks BBM Ilegal

“Ketinggian air bervariasi mulai dari 60 hingga 90 centimeter, meski demikian warga belum ada yang mengungsi dan sebagai antisipasi kami mendirikan Posko Siaga di Gampong Lhok Seuntang,” kata Kapolsek.
Disamiping itu, saat meninjau lokasi banjir Kapolsek Julok menyerahkan bantuan tanggap bencana kepada warga yang terdampak.

Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Muspika Julok terhadap masyarakat khususnya warga yang terkena musibah seperti banjir.
“Kami berharap, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban banjir. Meski bantuan ini nilainya tidak seberapa, setidaknya dapat bermanfaat dan meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok,” ungkap Kaposlek.

(DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru