Jemaah Haji asal Sumatera Selatan Diimbau untuk Tidak Berlebihan dalam Berswafoto di Masjidil Haram.

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Tintamerah.co.id — Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sumsel Armet Dachil melepas keberangkatan 448 jemaah haji Kloter 11 Embarkasi Palembang di Aula Asrama Haji Sumsel, Sabtu (25/05/2024).

Dalam arahannya, Armet berpesan kepada jemaah untuk tidak melakukan selfie berlebihan di Masjidil Haram.
Menurut Armet, tujuan perjalanan ke Arab Saudi adalah untuk menunaikan ibadah haji. Karenanya, jemaah haji hendaknya menyempurnakan ibadah. Terutama bagi yang masih muda, kurangi untuk selfie sebagaimana imbauan PPIH Arab Saudi. “Sesuai imbauan PPIH Arab Saudi, jangan sampai baru masuk Masjidil Haram langsung selfie, kirim keluarga di tanah air. Sehingga lupa melaksanakan niat untuk ibadah haji,” ujarnya.
Selfie berlebihan dapat mengganggu kekhusyu’an ibadah dan mengganggu jemaah lain. Juga berpotensi mendapat teguran/ditangkap askar. Hal lain yang penting diperhatikan jemaah adalah tidak memaksakan diri melaksanakan ibadah sunnah, ziarah dan kegiatan lain yang menguras tenaga. Tujuan utama ke Tanah Suci adalah untuk ibadah haji.
“Tetap jaga kesehatan dan kebugaran. Jangan memaksakan diri melaksanakan ibadah yang menguras tenaga seperti umrah sunnah berulang, ziarah Mekkah dan sekitarnya. Utamakan amalan-amalan sunnah yang ramah kesehatan seperti shalat sunnah dan i’tikaf di masjid sekitar hotel, tilawah al Quran, serta infaq dan sedekah,” jelas Armet.
Mengingat cuaca di Arab Saudi sangat panas dan terik, jemaah diminta mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji dengan tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, serta beribadah sesuai kemampuan diri. Sehingga pelaksanaan ibadah haji, terutama pada masa Arafah, Muzdalifah, dan Mina dapat berjalan baik dan lancar.
“Kami informasikan lagi suhu di Mekkah naik mencapai 42 derajat, cukup terik dan panas. Sebagaimana disampaikan tim kesehatan, banyak minum air putih agar tidak dehidrasi, jangan sampai kurang minum. Jangan terlalu sering terpapar sinar matahari. Kalau tidak penting, tidak usah keluar hotel, kalau keluar gunakan fasilitas kendaraan yang sudah disiapkan,” pesan Armet lagi.
Karena masuk gelombang kedua, jemaah sudah harus menggunakan pakaian Ihram sejak dari embarkasi. Untuk itu, jemaah diharap dapat menjaga ihramnya. Terkait barang yang tidak boleh dibawa, Armet meminta jemaah haji dapat menaati aturan penerbangan. Dia pun meminta meminta jemaah tidak perlu khawatir karena di pesawat jemaah akan diberikan makan dan snack sesuai kebutuhan jemaah.
Dengan keberangkatan Kloter 11, Embarkasi Palembang hingga saat ini total memberangkatkan 4.935 jemaah dengan rincian jemaah Sumsel 3.771, jemaah Babel 1.109, dan 55 petugas kloter.
(MCH Embarkasi Palembang)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru