PEP Prabumulih Field: Kembalinya Produksi 10.000 BOPD sebagai Kunci Ketahanan Energi

Jumat, 8 November 2024 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabumulih, Tintamerah.co.id – Di penghujung tahun 2024, PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field yang beroperasi di bawah naungan Subholding Upstream dan pengawasan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), berhasil meraih prestasi yang luar biasa. Untuk pertama kalinya sejak 2020, PEP Prabumulih Field mencatatkan angka produksi fantastis yang mencapai 10.000 BOPD (Barrel of Oil Per Day). Capaian ini tidak hanya mengembalikan kejayaan produksi tinggi yang terakhir kali tercatat hanya dalam waktu singkat pada pertengahan 2020, tetapi juga menandai sebuah tonggak kebangkitan yang lebih besar di kawasan Prabumulih.

Keberhasilan ini tentu tak lepas dari kolaborasi dan koordinasi tanpa cela antar divisi di PEP Prabumulih Field dan PEP Zona 4. M Luthfi Ferdiansyah selaku Senior Manager Prabumulih Field, dalam pernyataan yang penuh semangat, mengapresiasi setiap individu yang telah bekerja keras demi mewujudkan target 10.000 BOPD ini. “Kami berterima kasih kepada seluruh tim yang telah mencurahkan dedikasi luar biasa. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan komitmen, kami dapat menorehkan sejarah di tengah tantangan, tahun depan 2025 lebih challenging lagi dengan tantangan baru tetapi kita optimis kita akan mendapatkan produksi lebih baik lagi”
ungkapnya.

BACA JUGA  Sinergi Bukit Asam (PTBA) dan Pemkab Muara Enim Mencegah Stunting

Keberhasilan pencapaian 10.000 BOPD ini berkat strategi dan kerjasama yang sangat baik antara Field dan Zona dimana Field selalu berusaha mempertahankan decline baseline existing dan inisiatif melakukan optimasi sumur existing dan team Zona mampu meningkatkan success ratio pemboran khususnya di struktur Gunung Kemala dan Tanjung Miring Barat.

Namun, PEP Prabumulih Field tak berpuas diri. Mereka memastikan bahwa target ini hanyalah batu loncatan untuk peningkatan lebih besar ke depannya. “Usaha kami tak akan berhenti di 10.000 BOPD. Ke depan, kita siap mengangkat standar dan mendorong batas produksi lebih tinggi,” tambahnya.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto memberikan apresiasi kepada seluruh rekan kerja di PEP Prabumulih Field dan PEP Zona 4, Djujuwanto berpesan agar terus berkarya untuk meningkatkan produksi yang saat ini telah dicapai. “Selamat untuk tim PEP Prabumulih Field atas pencapaian 10.000 BOPD mendekati penghujung akhir tahun, saya berharap produksi ini tetap meningkat dan berkontribusi untuk ketahanan energi nasional” Ujarnya

BACA JUGA  TIDAR Partai Gerindra Kabupaten Lampung Utara Resmi Dibuka di Hotel Graha Wisata

Capaian ini menegaskan posisi PEP Prabumulih Field sebagai backbone dalam ketahanan energi nasional, menginspirasi seluruh sektor hulu migas untuk terus memacu produktivitas. PEP Prabumulih Field kini berada di titik kebangkitan yang menggetarkan dan ini baru permulaan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Ivan Andra Sebayang
Head Of Comrel & CID Zona 4
No. Hp : 0812-1084-727
Email : ivan.sebayang@pertamina.com

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru