PALEMBANG | tintamerah.co -, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan merilis pernyataan sikap resmi dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H. Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, menegaskan bahwa momentum Ramadhan tahun ini harus dijadikan sebagai akselerator konsolidasi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Menyikapi Perbedaan dengan Kedewasaan
Terkait potensi perbedaan awal puasa yang kerap terjadi, Politisi Demokrat ini mengimbau masyarakat, khususnya pemuda di 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel, untuk menyikapinya dengan bijak. Menurutnya, perbedaan metode baik rukyat maupun hisab adalah khazanah fiqh yang sah.
“Perbedaan adalah rahmat. Kami meminta seluruh pemuda mengedepankan kedewasaan beragama. Jangan sampai perbedaan teknis menjadi sumber polarisasi. Ramadhan adalah ruang memperkuat ukhuwah, bukan memperuncing perbedaan,” ujar Firdaus saat memberikan keterangan pers kepada tintamerah.co, Selasa (17/2/2025).
Aktivasi Struktur 17 Kabupaten/Kota
Meski tidak membentuk program tunggal yang kaku karena banyak kader PGK yang juga aktif di organisasi keagamaan lain, PGK Sumsel tetap mengaktifkan struktur daerah secara terdesentralisasi. Firdaus menekankan agar DPD yang sudah dikukuhkan, seperti OKI, Lahat, Ogan Ilir, PALI, Muba, dan OKU Timur, bergerak melakukan aksi nyata.
“Struktur daerah kami instruksikan untuk aktif dalam pembagian sembako, buka bersama masyarakat, hingga santunan anak yatim. Prinsipnya adalah kerja nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat bawah,” tegas Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD PALI itu.
Solusi Harga Pangan: Dorong Posko Pemantauan Pemuda
Menyikapi fenomena kenaikan harga pangan menjelang Ramadhan, PGK Sumsel memposisikan diri sebagai “Dapur Gagasan”. Firdaus mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk mengambil langkah konkret, di antaranya:
- Membentuk posko pemantauan harga berbasis relawan pemuda.
- Menginisiasi kemitraan langsung antara petani/UMKM pangan dengan konsumen agar harga lebih terjangkau.
- Bersinergi dengan Gerakan Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
“PGK siap membantu validasi data di akar rumput dan mengawal transparansi pasar murah agar benar-benar dinikmati oleh mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Literasi Digital dan Pesan Kebangsaan
Di era digital, PGK Sumsel akan fokus memproduksi konten literasi digital berbasis keagamaan yang moderat. Firdaus mengajak Milenial dan Gen Z untuk produktif menyebarkan narasi persatuan, kemanusiaan, dan nilai moral puasa.
“Ramadhan bukan sekadar konsumsi konten, tapi produksi nilai positif. Kepada organisasi yang menggelar Safari Ramadhan, kami titipkan pesan agar tidak hanya bicara soal pahala, tapi juga selipkan pesan moderasi beragama dan loyalitas terhadap NKRI,” kata Firdaus.
Pesan untuk Kader dan Pemerintah
Menutup pernyataannya, Firdaus Hasbullah memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader PGK di Sumatera Selatan agar menjaga integritas organisasi selama bulan suci.
“Bangun citra organisasi melalui kerja nyata, bukan retorika. Pastikan PGK hadir dan bermanfaat. Kami juga mengapresiasi aparat keamanan dan Pemda dalam menjaga stabilitas. Semoga Ramadhan 1447 H ini menjadi momentum refleksi kolektif untuk memperkuat solidaritas sosial di Sumatera Selatan,” tutup Firdaus.
Laporan: efran















