PALEMBANG – Denyut nadi ekonomi Kota Palembang kini punya ritme baru. Ribuan warga tumpah ruah saksi lahirnya ikon wisata malam dalam peluncuran resmi Car Free Night (CFN) Atmo, Sabtu (18/4/2026) malam. Langkah berani Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Gubernur Sumsel Herman Deru ini bukan sekadar seremoni, melainkan proklamasi kebangkitan UMKM di jantung kota.
Dipusatkan di depan Pulau Mas Plaza, Jalan Kolonel Atmo disulap menjadi panggung megah yang menyatukan seni, budaya, dan pelayanan publik. Kehadiran Sekda Aprizal Hasyim dan jajaran pimpinan OPD mempertegas satu hal: Pemerintah Kota Palembang tidak main-main dalam menggarap ruang publik yang aman dan modern.
Sinergi Budaya dan Ekonomi Kreatif
Malam pembukaan menjadi parade keberagaman. Sorak-sorai penonton pecah saat atraksi Barongsai meliuk-liuk, disusul hentakan magis Kuda Lumping yang membawa nuansa tradisional ke tengah kota. Tak hanya itu, komunitas permainan tradisional hingga pameran hewan eksotis turut memadati koridor sepanjang 250 meter tersebut.
“Ini sepenuhnya milik warga Palembang! CFN Atmo adalah panggung bagi seni, olahraga, budaya, dan yang terpenting, motor penggerak UMKM kita,” tegas Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dalam sambutan yang disambut riuh warga.
Ia juga menekankan pesan kuat bagi seluruh pengunjung untuk menjaga tiga pilar utama: Keamanan, Ketertiban, dan Kebersihan. “Kita ingin dunia melihat Palembang sebagai kota yang ramah, aman, dan modern,” tambahnya.
Layanan Publik Jemput Bola
Keunikan CFN Atmo terletak pada integrasi pelayanannya. Masyarakat tidak hanya datang untuk jajan atau menonton hiburan, tetapi juga bisa mengurus administrasi kependudukan di stand Disdukcapil, serta mengakses layanan Dinas Sosial dan Disnaker secara langsung di lokasi.
Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan ini. Ia memastikan Pemerintah Provinsi mendukung penuh setiap langkah yang memajukan wajah ibu kota Sumsel. “Lokasi ini harus dijaga bersama. Saya minta penerangan dimaksimalkan agar warga merasa aman. Harapan kita satu: Ekonomi tumbuh, UMKM maju, dan Palembang semakin di depan!” pungkas Deru.
Dengan peluncuran ini, Jalan Kolonel Atmo resmi menyandang status sebagai destinasi wajib kunjung bagi siapa saja yang ingin merasakan energi baru Kota Palembang di bawah sinar lampu kota.
Laporan: yulie | Editor: efran















