Anggota DPR RI Komisi X Hadiri Bimtek Terkait MICE Pariwisata

Rabu, 2 Maret 2022 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ustad Mustafa Kamal menghadiri kegiatan bimbingan teknis dengan mengambil tema “Bimbingan teknis membangun brand destinasi wisata Meetings, Incentives, Conferencing, dan Exhibitions/MICE melalui strategi integrated digital marketing dan Communication” bertempat di Grand ballroom Harper Hotel Palembang, Rabu (2/3/2022).

Dikatakan Ustadz Mustafa Kamal didampingi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Masyarakat Sadar Wisata Sumsel Herlan Asfiudin, mengenai bimbingan teknis ini akan semakin memperkuat tingkat kesadaran berwisata di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sampai ketingkat teknisnya. Dan dalam momentum ini terkhusus digital marketingnya, sehingga brandnya itu semakin kuat, untuk dikenal baik itu wisata dari dalam negeri, maupun luar negeri dari mancanegara.

“Karena kalau sudah memasuki marketing secara digital maka dia bisa go Internasional, dan yang paling penting adalah memelihara keunikan di Provinsi Sumsel,” ujarnya.

BACA JUGA  Program Kerja Berpihak Pada Pemberdayaan  Masyarakat,  Herman Deru Puji Dekranasda dan TP PKK Sumsel

Kemudian, kita mempunyai temuan bahwa rawah-rawah di provinsi Sumsel memang sebagian besar wilayah dikota Palembang, dan Sumsel wilayah perairan dan rawah-rawah, juga menyimpan potensi wisata. Oleh karena itu jangan sampai terjadi kerusakan ekosistem di rawa-rawa kita itu.

Karena rawah-rawah itu memiliki nilai secara wisata, selain dalam rangka pelestarian lingkungan hidup.

“Sehingga pembangunan kita ini harus memperhatikan berbagai aspek lingkungan hidup maupun dalam rangka pengembangan wisata,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, mudah-mudahan dengan pembahasan pada hari ini, akan ditemukan satu model wisata rawah yang unik, yang ditempat lain tidak ada.

Kita mungkin tidak persis sama dengan Venezia, kota Palembang disebut Venezia Asia tidak bisa sama persis, karena kalau disana Venezia ya sungai dan kemudian ke laut.

Kalau kita selain sungai, dan laut, juga ada rawa – rawanya, yang itu tidak ada ditempat lain.

BACA JUGA  Herman Deru Hadiri Acara Pelantikan Pengurus DPD PTI Provinsi Sumsel

“Oleh karena itu, ini momentum supaya pembangunan di provinsi Sumsel memperhatikan pelestarian rawanya khususnya untuk kebutuhan pengembangan wisata,” katanya.

Masih disampaikannya, sangat disayangkan di Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel itu, agrowisata dan bersatu dengan lembaga pendidikan sangat bersejarah di provinsi Sumsel.

Akan tetapi saya melihat promosinya masih perlu ditingkatkan, dan kemudian wisatanya sendiri juga perlu di tingkatkan, infrastrukturnya jangan jalan macet dikabupaten Banyuasin persoalan, jalanan macet dikabupaten banyuasin menjadi persoalannya.

“Jadi orang senang ke kabupaten Banyuasin, banyak sekali objek yang bisa di datangi, tetapi kemacetannya sampai tidak masuk akal,” bebernya.

Masih dilanjutkannya, hanya jarak yang pendek seperti ini, menjadi tantangan bagi pemerintah kota Palembang dan pemerintah kabupaten Banyuasin untuk menyesuaikan dengan pemerintah pusat mengenai masalah jalan Nasional yang tidak memadai ini.

BACA JUGA  Sekda Supriono Irup  Hari Sumpah Pemuda Dilingkungan  Pemprov Sumsel

Mungkin nanti jalan Tol sudah jadi, akan ada pengurangan tingkat kepadatan, tapi tetap saja infrastruktur itu menjadi hal yang paling penting.

‘Kita harus menonjolkan agrowisata tersebut, kita lihat dibagian depan tidak nampak ada plang, ada promosi yang membuat orang menoleh untuk mampir kesana,” jelasnya.

Ditambahkannya, kita lihat misalnya di Jawa Barat, ada pihak swasta yang mengembangkan wisata dari susu, dari peternakan, itu menjadi tempat rekreasi, dan produk susunya itu bisa menjadi mulai permen, yogurt, dan sekarang sangat booming sekali.

Jadi fenomena nasional produk ini bahkan global, karena dia kreatif mengembangkan panganan-panganan baru berasal dari susu.

“Sudah terintegrasi dengan pendidikan, dimana kemarin SMK Pertanian Sembawa kabupaten Banyuasin, tapi bagaimana ditingkatkan juga dari teknologi pangannya supaya ada produk-produk kulinernya,” tegasnya.(DNL)

Berita Terkait

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”
Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!
MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!
Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI
Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring
Nyata Berhasil! Mitigasi Karhutla Sumsel Turun Drastis, Sinergi TNI-Polri dan Lintas Sektor Patut Diapresiasi
Sinergi Era Digital: Korem 044/Gapo Gembleng Prajurit Jadi ‘Arsitek’ Informasi Kreatif dan Humanis
Terobosan Pembiayaan, Herman Deru Siapkan Sumsel Jadi Pelopor ‘Obligasi Daerah’ Nasional

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:17 WIB

MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:24 WIB

Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:06 WIB

Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring

Berita Terbaru