Miris, Puluhan Tahun Desa Ini Tak Dialiri Listrik Dari PLN

Jumat, 22 Januari 2021 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA ENIM|Tintamerah.co.id–Salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan warga desa Tanjung Tiga kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muara Enim, Sumsel. Pemerintah desa bersama warganya antusias bergotong royong dalam pemasangan turbin atau pembangkit Listrik yang menggunakan kekuatan tenaga air. Jum’at.(22/1/2021).

Pemasangan dilakukan di sekitar aliran air sungai, lalu disalurkan ke desa Tanjung Tiga guna penerangan kerumah-rumah warga desa.

Harapan besar bagi warga desa Tanjung Tiga kepada pemerintah kabupaten Muara Enim, untuk mendengarkan keluhan mereka, seperti yang disampaikan Firman (35), salah seorang warga desa Tanjung Tiga mengatakan,” kami masyarakat desa sangat merasa kesulitan dengan belum adanya aliran Listrik dari PLN, penyebabnya arus Listrik yang dari turbin ini terkadang tidak stabil,apalagi di musim penghujan seperti saat ini”, jelasnya.

BACA JUGA  PERHAPI Akan Gelar Munas 20 November 2024 Mendatang

Lanjut Firman, “selain itu kami juga sangat takut kalau terjadi konsleting dari turbin ini, karena untuk pemasangan nya kami tidak punya tenaga ahli”, Imbuhnya.

Junaidi (50) Kepala Desa Tanjung tiga menyampaikan, “kami dari pemerintahan desa mengharapkan kepada pemeritah kabupaten Muara Enim dan provinsi Sumsel, serta pihak-pihak terkait dalam hal ini pihak PLN, sekiranya dapat mendengarkan keluhan warga desa kami, karena Listrik dari PLN sangat dibutuhkan masyarakat, selain berguna sebagai penerangan, Listrik juga sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat”, katanya.

Salah satu tokoh pemuda dari kabupaten Muara Enim Agus Luntar (40) menambahkan, “saya sangat prihatin mendengar kabar bahwasannya masih ada desa yang belum tersentuh aliran Listrik dari PLN, kami harapkan kepada Instansi terkait atau pemerintah kabupaten Muara Enim maupun provinsi Sumsel untuk mencari solusi dengan permasalahan ini,” harapnya. (kausar)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru