LubukLinggau, Tintamerah.co.id — Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII, meliputi Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), melaksanakan reses tahap pertama di tahun 2024 pada (09/12/24).
Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Muara Rupit, tepatnya di Desa Karang Anyar dan Kelurahan Muara Rupit, dengan dihadiri oleh enam anggota DPRD dari berbagai fraksi: H. Toyeb Rakembang (Fraksi PAN), Hj. Rita Suryani (Fraksi PDIP), M. Al Amin (Fraksi Golkar), Rica Novlianty (Fraksi Gerindra), Elvaria Novianti (Fraksi PKB), dan Bembi Perdana (Fraksi PKS). Para anggota DPRD ini turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi dari masyarakat.

H. Toyeb Rakembang, yang juga berperan sebagai koordinator reses, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendengar dan menampung berbagai aspirasi serta usulan dari masyarakat. Reses kali ini berlangsung dari tanggal 2 hingga 9 Desember 2024 di wilayah Dapil VIII.
“Reses ini merupakan kesempatan penting bagi masyarakat untuk mengungkapkan berbagai aspirasi, kebutuhan, dan masalah yang mereka hadapi langsung kepada kami, sebagai wakil rakyat yang mereka percayakan,” ujar Toyeb. Selama kegiatan ini, anggota DPRD bertemu dengan masyarakat, kepala desa, anggota BPD, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, camat, lurah, dan RT untuk berdiskusi langsung dan mendengarkan keluhan serta harapan mereka.
Dari hasil pertemuan tersebut, anggota DPRD berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam sidang paripurna bersama Gubernur Sumatera Selatan, dengan harapan agar kebutuhan masyarakat dapat segera terealisasi.
Menanggapi berbagai usulan, Toyeb menjelaskan bahwa sebagian besar permintaan masyarakat serupa dengan yang diajukan pada reses sebelumnya, seperti pembangunan infrastruktur, perbaikan sektor kesehatan, dan pendidikan.
Salah satu usulan datang dari Martono, Kepala Desa Karang Anyar, yang meminta agar jembatan yang rusak akibat bencana alam segera diperbaiki. Selain itu, Martono juga mengusulkan pembangunan tembok penahan air untuk mengantisipasi tanah longsor akibat banjir.
Permintaan serupa juga diajukan oleh Amsia, warga Kelurahan Muara Rupit, yang menginginkan perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT) di daerahnya untuk mempermudah aktivitas pertanian.
Menanggapi usulan-usulan tersebut, Toyeb menegaskan bahwa semua aspirasi akan menjadi prioritas yang diperjuangkan bersama anggota DPRD lainnya. Selain itu, Toyeb juga memastikan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat melalui alokasi anggaran aspirasi dan program bantuan gubernur (Bangub).
“Kami telah diberi amanah oleh masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan mereka, dan ini menjadi tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat. Kami akan memastikan aspirasi ini dapat terwujud demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Toyeb.















