Anniversary ke-1 Tahun, Community Crypto ID Edukasi dam Ajak Masyarakat Menabung di Crypto

Minggu, 1 Desember 2024 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jabar | Tintamerah.co.id – Community Crypto ID menggelar acara ulang tahun ke-1 November 2024 di pulau Jawa Jakarta dan menggelar acara di Pekalongan edukasi transaksi di market lokal (Reku) dan global (Bitget) bertema “untung besar beli dan menabung di crypto” yang dihadiri langsung tokoh masyarakat dan ulama pemilik ponpes di Jawa Tengah, Sabtu (30/11/2024).

CCID mengusung Crypto Toyto Coin yang awal listing di dex (Bitget dan Hot Wallet) harga awal 15.800 kini saat berita ini diterbitkan telah tembus di angka 35.000 per coin. CCID akademi lahir di Indonesia semua masyarakat tau hadir untuk memberantas investasi bodong yang akan terus berupaya menggelar acara acara besar diseluruh daerah hingga kota diseluruh Indonesia dengan tujuan supaya masyarakat lebih melek akan asset digital cryptocurrency dimasa kini hingga masa depan dan belajar menjadi owner untuk diri sendiri langsung membeli sendiri di market yang sudah terdaftar di Global maupun lokal, mengelolah pembelian dan keuntungan sendiri dan menghindari menitipkan uang ke pihak ke 3 yang tidak resmi terdaftar di Bappebti atau OJK.

BACA JUGA  BPK Sumsel Siap Bersinergi Dengan PW IWO Sumsel

Dengan upaya mandiri seorang Coach Hanif membina dan membimbing masyarakat diseluruh Indonesia agar dapat melihat dengan jelas kebesaran dan kekuatan crypto didunia.

“Karena saat kita belajar membeli dan menyimpan asset crypto kenaikan aset inilah keuntungan bagi masyarakat untuk memperbaiki ekonomi pribadi
Sebagai contoh bitcoin tahun 2023 masih diharga 300 jutaan kini telah tembus diangka 1,5milyar lebih
CCID COIN tahun 2023 masih diharga 5000 an kini tembus diangka 71ribu lebih dan banyak crypto asset lainnya yang menjadi contoh untuk kita belajar mengembangkan kemampuan dan potensi keuangan pribadi langsung di market membeli sendiri diedukasi langsung oleh team profesional crypto komunitas CCID bersama developer Toyto, Wasito, Miswan, Taufik, Ujiyanto, Eko dan developer SAR Coin Najwa Sri, Sayekti, Hj Firda serta seluruh komunitas belajar dan CCID akademi
menggelar acara di Pekalongan,” ungkap Hanif.

“Alhamdulillah acara sangat sukses membuat masyarakat semakin tenang dalam berinvestasi didunia cryptocurrency dengan cara mengelolah uang mereka langsung dimarket yang sudah resmi terdaftar diindonesia (REKU) dan market global BITGET dengan edukasi Deposit sendiri, membeli sendiri dan menjual keuntungan sendiri. Ini menjadi tolak ukur ke masyarakat untuk tumbuh percaya diri membangun keahlian untuk mengelolah keuangan di tangan sendiri tanpa harus menitipkan uang ke orang lain dengan iming-iming persentase harian atau bulanan yang berdampak pada penipuan investasi bodong, dengan menggelar acara edukasi CCID akademi ini akan memberikan kesempatan baik anak muda dan semua usia agar dapat cerdas,paham dan mengerti transaksi yang benar didunia cryptocurrency,” ujar Hanif.

BACA JUGA  Masyarakat Minta PT. Medco E&P Malaka Segera Memberikan Bantuan dan Penuhi Kebutuhan Korban Pengungsi Yang Terdampak

Hanif menyebut, menjadi holder crypto adalah solusi masa depan untuk sejahtera.

“Semakin berkembang zaman semakin berkembang crypto didunia dan banyak masyarakat tidak teredukasi dengan baik dan benar dampaknya banyak juga penipuan yang mengatasnamakan crypto memberi iming-iming ke masyarakat agar tergoda maka edukasi Community crypto id inilah solusi memberantas investasi bodong diindonesia dan dunia agar masyarakat paham betul akan pentingnya ilmu dan pengetahuan personality langsung mengelolah uang mereka sendiri di exchange atau market yang terdaftar di lokal dan global,” pungkas Hanif.

COMMUNITY CRYPTO ID 1 tahun telah aktif dan terus semakin berkembang dengan komunitas semakin tersebar diseluruh dunia dengan mengusung edukasi crypto di market resmi lokal dan global.

BACA JUGA  Monoloog Hotel Melakukan Kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) di 4 Kota

Kini CCID COIN dengan impian coach Hanif dapat mengharumkan nama Indonesia dengan membuat CCID CHAIN dengan proses membangun ecosystemnya saat ini sesuai pada RoadMap. Kini CCID telah melahirkan beberapa ecosystem crypto di dunia
Seperti CCID COIN, CCI TOKEN, TOYTO COIN, SAR COIN, MOHCOIN, SDM COIN, SEC COIN.

Status sudah resmi listing di bitget web3 dan bitget wallet dimana bitget sendiri terdaftar 6 besar di market dunia. Edukasi CCID AKADEMI akan berlanjut dikota kota kamu diseluruh Indonesia dan dunia dan tunggu kehadiran team profesional kami.
Trade and Hold For Freedom
COMMUNITY CRYPTO ID
“Salam Geser Angka”
***

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru