ASMI Sriwijaya Palembang Gandeng Bebagai Dunia Usaha dan Industri

Senin, 30 Oktober 2023 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id –Akademi Sekretari dan Manajemen Sriwijaya (ASMI Sriwijaya) Palembang menyambut baik akan dibentuknya Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Provinsi Sumatera Selatan.

Hal ini selaras dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 tahun 2022 tentang Revitalisasi Vokasi dan Pelatihan Vokasi serta mendorong pengangguran berpendidikan.

Hal tersebut disampaikan Pj. Direktur ASMI Sriwijaya Palembang Drs. H. A. Kadir Arsyad, MM. didampingi PD III ASMI Sriwijaya Palembang Toni Fauzi, SH., MM. dan jajaran ASMI Sriwijaya Palembang saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digelar POLSRI bersama para stakeholder di Wyndham Hotel Palembang, Senin (30/10/2023). Dalam kegiatan ini ASMI Sriwijaya juga melakukan kerjasama dengan Polsri.

Menurutnya, pihak ASMI Sriwijaya Palembang bersama Ketua Yayasan akan terus berkomitmen dalam rangka menciptakan lulusan yang siap terjun di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

“Dan ASMI Sriwijaya Palembang guna mendukung capaian tersebut telah bekerja sama dengan melakukan MoU dengan berbagai industri,” ujar Pj. Direktur ASMI Sriwijaya Palembang Drs. H. A. Kadir Arsyad, MM.

BACA JUGA  Habib Abdulrrahman Perkirakan Puluhan Ribu Masyarakat akan Menghadiri Puncak Ziarah Kubro

Senada dengan itu dikatakan PD III ASMI Sriwijaya Palembang Toni Fauzi, SH., MM. bahwa TKDV ini sangat baik sekali untuk mendorong para Perguruan Tinggi Swasta di Palembang untuk menyalurkan para lulusan agar terserap ke DUDI. ASMI Sriwijaya Palembang bahkan mencatat serapan lulusan sampai saat ini masih dibawah 50 persen.

“Kami berharap melalui terbentuknya TKDV ini, serapan lulusan ke DUDI bisa mencapai 80 persen,” harapnya.

Selain melalui TKDV, ASMI Sriwijaya Palembang juga terus melakukan berbagai langkah dan terobosan bagaimana ASMI Sriwijaya Palembang terus melakukan link and match dengan berbagai DUDI sehingga serapan lulusan bisa sesuai yang diharapkan.

Pada kesempatan tersebut Direktur Polsri Dr. Ing. Ahmad Taqwa, MT. mengatakan bahwa saat ini Vokasi ini adalah hal utama dalam rangka menciptakan lulusan yang siap pakai di DUDI. Baik itu lulusan SMK maupun lulusan Politeknik.

Namun saat ini diakui sejumlah permasalahan di lapangan banyak ditemui terutama lemahnya koordinasi antara pendidikan dan stakeholder. Sehingga melalui FGD ini diharapkan terbentuk Tim Kordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Sumatera Selatan

BACA JUGA  PTBA Terapkan ESG untuk Keberlanjutan dan Ketahanan Energi Nasional

“TKDV Sumsel ini nanti akan membentuk sebuah ekosistem bagaimana ke depan lulusan ini bisa berkesinambungan. Seperti lulusan SMK sebagai tenaga lapangan dan lulusan Politeknik sebagai tenaga analisis. Dan ini nanti akan link and match ke dunia usaha dan dunia Industri,” ujarnya.

Ahmad Taqwa menambahkan FGD ini akan menjadi terobosan baik untuk pendidikan di Sumsel dalam rangka menciptakan lulusan yang lebih siap pakai. Sehingga peran pendidikan lebih efektif dan efisien karena sejumlah permasalahan di lapangan cepat terserap solusinya melalui kordinasi yang intens di TKDV.

Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Sumsel Awaluddin, S.Pd., M.Si. sangat menyambut baik FGD ini. Apalagi akan terbentuk TKDV Sumsel yang ini akan menjawab tantangan pengentasan pengangguran baik di sektor lulusan SMK maupun Pendidikan Tinggi.

Pasalnya, sejauh ini SMK yang berada dibawah Dinas Pendidikan Sumsel bersifat parsial yang pengelolaan SMK berdiri sendiri. Mulai dari menselaraskan kurikulum, mendatangkan guru tamu dan mengirim guru ke DUDI, termasuk didalamnya penelitian.

BACA JUGA  Polda Sumsel Hadirkan Fitur Terbaru Polri Belajar

“Mudah-mudahan dengan terbentuknya TKDV ini menjadi wadah yang didalamnya bersama-sama mendorong bagaimana generasi muda kita terserap ke DUDI dan bisa juga menjaga wirausahawan,” harapnya.

Sementara itu Dr. Husyam Usman perwakilan dari KADIN Sumsel menyambut baik FGD dan akan terbentuknya TKDV Sumsel. Pada prinsipnya KADIN Sumsel akan mendorong para generasi muda untuk terserap ke dunia usaha dan dunia industri setelah lulus baik SMK maupun Pendidikan Tinggi.

“Kita juga telah membuat aplikasi “KADIN Pacak Begawe” yang didalamnya ada lulusan anak-anak kita dan juga ada DUDI di dalamnya. Sehingga disana lengkap ada yang mencari kerja dan ada yang mencari tenaga kerja,” urainya.

Bahkan di aplikasi tersebut nanti juga menyediakan pelatihan-pelatihan yang nanti mendorong generasi muda terserap di DUDI. Apalagi, saat ini setiap tahun ada 35.000 lulusan yang mencari kerja. (DNL)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru