Banyuasin Kembali Laksanakan Vaksinasi Tahap 2

Rabu, 10 Februari 2021 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN|Tintamerah.co.id— Vaksinasi Covid-19 tahap Kedua di Kabupaten Banyuasin kembali dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin, Rabu (10/2/2021).

Vaksinasi ini diikuti oleh sejumlah pejabat publik dari Pemerintah Kabupaten, Polres, Kodim 0430 Banyuasin serta unsur terkait.

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan Tujuan pemberian vaksin ini merangsang pembentukan zat anti atau kekebalan tubuh untuk serangan penyakit, terutama Covid-19. Vaksinasi Tahap 1 telah dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2021 dengan sasaran 3192 orang tenaga kesehatan dan 15 pejabat publik.

Sampai pada tanggal 9 Februari 2020 ada tenaga 1339 yang sudah di Vaksin, Rinciannya Dokter 89 orang, Bidan 463, Perawat 349, Tenaga kesehatan lain 270, Tenaga Umum dan Prakarya 144 orang dan Pejabat Publik 15 orang.
“Kondisi yg ditunda ada 907 orang dengan beberapa kriteria seperti pernah terkonfirmasi menderita Covid-19, sedang hamil atau menyusui, mengalami gejala ISPA, tekanan darah 140/90 atau lebih dan memiliki riwayat penyakit berat,”jelasnya.
Pelaksanaan penyuntikan vaksinasi tahap 2 ini kembali seperti dilakukan pada hari ini 10 Februari 2020 serentak di 41 Fasilitas Pelayanan kesehatan Banyuasin.

BACA JUGA  DANREM 044/GAPO DAMPINGI PANGDAM SAMBUT YONIF RAIDER 200/BN PURNA TUGAS SATGAS PAMTAS RI - MALAYSIA.

Selanjutnya setelah vaksinasi tenaga kesehatan, akan di lanjutkan vaksin pekan ke 4 bulan februari untuk pelayan publik yang terdiri dari Guru, TNI, Polri, DPRD, Tokoh Agama, Pejabat daerah, Pedagang ASN, BUMD, BUMN, Petugas Pariwisata, Ojek/taksi Online.
“Vaksinasi ini akan kita lakukan di 42 fasilitas kesehatan yaitu 33 Puskes, 6 rumah sakit ditambah 3 klinik Polres, Yon zikon dan SPN Betung. Tahap berikutnya kemungkinan dilakukan untuk teman-teman dari Pers dan akan ikuti instruksi dari pusat,” katanya. (Agus)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru