MUBA|Tintamerah.co.id– Sebanyak 12 orang Kepala Desa berserta sekdes se kecamatan Jirak Jaya kabupaten Muba dan didampingi camat Jirak Jaya Yudhi Suhendra.SE. M.Si. berkunjung ke desa Sidorejo. A6 kecamatan Keluang Muba guna lakukan study banding tentang pengelolaan Perpustakaan Pocadi Sumber Ilmu dan pengelolaan Bumdes pada Selasa (16/2/2021).
Dalam sambutannya Camat Jirak jaya. Yudhi Suhendra.SE.M.Si mengatakan, bahwa dirinya beserta para kades se kecamatan Jirak Jaya ingin belajar, bagaimana cara mengelola perpustakaan desa dan Bumdes dengan baik dan benar sehingga bisa maju dan meraih prestasi.
“mohon arahan dan bimbingannya dari pak camat keluang, agar kami beserta rombongan bisa menimba ilmu dari kec.keluang yang sangat maju ini. “ucap Yudhi.
“dan kepada kades Sidorejo, tolong bagi tim pengelolaan Pocadi dan Bumdes yang baik dan benar kepada Para kades se kecamatan Jirak Jaya, sehingga nantinya apa yang mereka dapat hari ini bisa di implementasikan di desa masing-masing. “harapnya.
Sementara itu Camat Keluang, Debby Heryanto.Sstp.Msi sangat merespon dan apresiasi akan kunjungan dari Camat Jirak jaya beserta para kadesnya untuk study banding di Kec.keluang tersebut.
“Tentunya ini suatu kebangaan bagi kami warga kecamatan Keluang yang mana telah dipilih oleh camat Jirak jaya beserta kades kades nya untuk study banding di sini. “tutur camat Keluang.
“Kita sama sama belajar, setiap Desa saya yakin mempunyai potensi masing-masing, begitu juga dengan Jirak jaya. “yang paling utama adalah bagaimana caranya merubah pola pikir atau menset para kades kades, yang selama ini merasa takut dengan adanya kegiatan menjadi lebih menyukai acara yang bermanfaat bagi kemajuan Desa tersebut.”Beber Debby.
Di tempat yang sama, Selaku tuan rumah, Kades Sidorejo. Pujiono.SH dalam paparannya sedikit banyak dengan gamblang memberikan tip cara mengelola perpustakaan dan Bumdes.
“berkat belajar dan belajar Alhamdulillah akhirnya kami bisa meraih prestasi. “jadi bapak-bapak jangan pernah malu untuk belajar, “gali potensi raih prestasi. “Terang Pujiono.
“Perpus Pocadi sumber ilmu ini adalah bantuan dari Perpusnas. Dan kami jadikan Pocadi ini sebagai sumber informasi, rekreasi dan tempat masyarakat belajar sepanjang hayat (Long Life Education). “Tuturnya.
Lebih lanjut. “dan untuk Bumdes kami di tahun 2018, omset kami bisa mencapai 2,8 Milyar dalam setahun, dengan hanya modal awal bantuan sebesar Rp.105 juta, “Alhamdulillah berkat kerja sama dan kekompakan para perangkat desa, pengurus bumdes, dan yang paling utama adalah suport dari masyarakat setempat, pemkabupaten dan pemerintah kecamatan “.tungkas Pujiono.
Kadis perpustakaan dan kearsipan kabupaten Muba Yohanes Yubhar juga sedikit memberikan arahan kepada seluruh audiensi yang hadir.
“Saya harap bantuan Pocadi sumber ilmu ini dan perpustakaan Tegal Mulyo, menjadi motivasi bagi Desa desa yang lain. Dan saya harap juga kedepan seluruh Desa harus mempunyai arsip, karena dengan arsip itulah kita punya bukti yang real. “.Ungkap Yohanes.
Salah satu peraih penghargaan sebagai perpus terbaik di tingkat nasional yaitu perpustakaan Tegal Mulyo, melalui kades Junali juga sedikit memberikan Paparannya.
Setelah mendengar kan paparan, para audiensi juga mengunjungi Bumdes mart Sumber Rejo, dilanjutkan bertandang ke Perpustakaan Tegal Mulyo dan menyambangi destinasi wisata Tirto Mulyo desa Tegal Mulyo A4. kecamatan Keluang kabupaten Muba.
(Dedy)















