Bukit Asam (PTBA) Terima Dua Anugerah Prasetya Ahimsa dari Kementerian ESDM

Jumat, 25 Oktober 2024 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tintamerah.co.id — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Unit Pelabuhan Tarahan dan Unit Dermaga Kertapati menerima anugerah Prasetya Ahimsa dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Bandung pada Jumat (25/10/2024).

Penghargaan tersebut diberikan kepada badan usaha di sektor mineral dan batu bara yang dinilai memiliki keunggulan dan mematuhi penerapan keselamatan pertambangan selama periode penilaian 2023 dengan baik.

“Kami ucapkan selamat kepada badan usaha yang menerima anugerah Prasetya Ahimsa. Penghargaan ini menunjukkan bahwa standar terkait keselamatan harus semakin tinggi dan semoga penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi kita semua untuk lebih baik lagi,” kata Tri Winarno, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM.

BACA JUGA  Cegah dan Tangani Kekerasan Terhadap Anak, Pemkab Muba Gelar Sosialisasi

Pelaksanaan standar keselamatan pertambangan dalam setiap lini operasional pertambangan, menurut Tri, selain harus memenuhi standar perundangan juga harus memperhatikan investasi berkelanjutan dalam infrastruktur keselamatan, pelatihan kompetensi, dan dukungan penuh terhadap Kepala Teknik Tambang.

“Pelaksanaan kegiatan pertambangan yang aman dan selamat bukan lah pilihan, tetapi suatu keharusan,” tegas Tri.

Prasetya berarti janji sedangkan Ahimsa berarti tidak menyakiti, sehingga secara filosofis Prasetya Ahimsa memiliki makna adanya janji atau komitmen penuh dari perusahaan untuk memenuhi peraturan perundangan, membuat dan melaksanakan program keselamatan pertambangan dalam upaya menghadirkan operasional kegiatan yang aman dan pekerja yang sehat serta selamat.

Suhedi, Direktur Operasi & Produksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA), menyampaikan terima kasih atas anugerah Prasetya Ahimsa yang diberikan Kementerian ESDM. Ia menegaskan komitmen PTBA untuk mengimplementasikan praktik pertambangan terbaik (Good Mining Practice) secara konsisten, termasuk menjaga penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

BACA JUGA  Pemprov dan DPRD Sumsel Sepakati Rancangan Awal RPJMD 2025–2029

“Penerapan budaya K3 yang baik membuat kegiatan pertambangan Bukit Asam dapat berlangsung efektif, efisien, dan aman. Apresiasi ini memotivasi kami untuk terus memperkuat budaya K3 agar dapat menghadirkan energi tanpa henti yang mensejahterakan masyarakat,” kata Suhedi.

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

Niko Chandra
Corporate Secretary
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru