Disambar Petir, Sekdes di Aceh Timur Meninggal Dunia

Selasa, 29 Agustus 2023 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Dikutip dari Gaespost.com, Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, khabar duka menyelimuti warga Gampong Bantayan Kecamatan Nurussalam Kabupaten Aceh Timur.

Khabar duka tersebut menimpa
Sekretaris Desa (Sekdes) Gampong Bantayan, Mahyuddin. Korban meninggal dunia usai tersambar petir saat bekerja di areal persawahan, Selasa (29/08/2023).

Kejadian naas tersebut terjadi sekira pukul 17.00 Wib di areal persawahan gampong setempat.

Berdasarkan informasi, adapun kronologis kejadian, bermula saat korban sedang bekerja disawah, tiba tiba turun hujan sangat deras disertai dengan petir yang sangat besar yang mengakibatkan korban tersambar petir.

Menurut saksi, Ilyas (58), sempat melihat korban jatuh di areal sawah diduga akibat terkena sambaran petir.

BACA JUGA  Perkuat Sinergi Dalam Menangani Masalah Hukum, Kejati Bengkulu Teken Kerjasama

“Melihat korban jatuh dan tergeletak diareal sawah milik korban, kami menghampiri korban dan melihat korban sudah hangus separuh badan, kemudian kami meminta bantuan kepada masyarakat setempat untuk dibawa pulang kerumahnya,” ungkap Ilyas.

“Selanjutnya, korban dibawa pulang oleh Keuchik Gampong Bantayan dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Nurussalam kerumah duka untuk dilakukan proses fardhu kifayah,” terang Ilyas.

Keuchik Gampong Bantayan Jhony Wandra saat di konfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, saat ini jenazah sudah di bawa pulang kerumahnya, dan kita berharap semoga keluarganya diberikan ketabahan dalam menghadapi ini semua,” ujar Keuchik Jhony Wandra. (DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru