dr Muwarni Emasrissa : Sudah Vaksin, Perjalanan Kemanapun Tanpa Harus Rapid Tes dan Swab

Rabu, 3 Februari 2021 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRABUMULIH|Tintamerah.co.id– dr Muwarni Emasrissa Latifah memastikan Vaksin Covid-19 Sinovac didistribusi ke seluruh daerah di Indonesia dijamin aman digunakan pada manusia.

“Vaksin Covid-19 Sinovac ini telah melalui tahap uji klinis demi memastikan keamanan untuk digunakan pada manusia,” tegas dr Muwarni Emasrissa Latifah saat menjadi narasumber dalam acara seminar bersama sejumlah awak media dengan mengusung tema Vaksin Aman, Masyarakat Sehat, Selasa (02/02/2021) di Cafe Container.

Menurut dokter yang akrab disapa Risa ini menuturkan, banyak manfaat yang diperoleh setelah dilakukan vaksin diantaranya yakni menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat covid-19, herd immunity atau mencapai kekebalan kelompok dalam mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat
serta menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.

BACA JUGA  Pangdam II/Sriwijaya Berbagi Kasih: Bakti Sosial Ke Pondok Pesantren, Panti Asuhan, dan Panti Jompo di Palembang

“Seperti kita ketahui vaksin ini mampu menjaga dan meningkatkan imun tubuh manusia. Dengan demikian diharpakan melalui vaksin ini kita bisa terhindar dari bahaya virus corona, walaupun resiko terhindar dari virus melalui vaksin ini hanya sebesar 65 persen. Tapi setidaknya kekebalan tubuh kita sudah terbentuk dengan dilakukannya vaksin covid-19 jenis sinovac ini,” ujar Rissa.

Dalam kesempatan itu, dr Risa juga menyampaikan pengalamannya setelah menjalani suntik vaksin covid-19 sinovac beberapa waktu lalu. Efek samping yang didapat setelah vaksin adalah merasakan kantuk. Namun menurutnya hal itu adalah suatu kewajaran karena reaksi vaksin pada tubuh manusia.

Di samping itu suntik vaksin Covid-19 Sinovac ini berkaitan dengan pembentukan antibodi dan mutasi virus corona. Sehingga suntik vaksin ini harus dilakukan sebanyak dua kali pada manusia dengan rentang waktu berbeda sesuai dosisnya.

BACA JUGA  Bupati Apresiasi Kegiatan Masimakrama WHDI Lampung Utara

“Satu lagi keuntungan bagi orang yang telah menjalani vaksin covid-19 sinovac ini adalah bebas melakukan perjalanan kemanapun tanpa harus melakukan rapid tes dan swab,” beber dara kelahiran Palembang 16 Agustus 1995 itu.

Putri sulung pasangan Ir H Ridho Yahya MM dan Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini menjelaskan, dengan telah diresmikannya vaksin covid-19 sinovac di Indonesia maka masyarakat harus secara terus menerus diyakinkan bahwa manfaat vaksinasi jauh lebih besar dari kemungkinan timbulnya reaksi vaksin yang tidak diinginkan.

Dengan demikian program pemerintah ini dapat berjalan dengan adanya keyakinan dan kepercayaan serta dukungan penuh dari masyarakat.
“Kenapa harus menggunakan jenis vaksin sinovac, karena jenis vaksin ini telah memenuhi beberapa faktor uji klinis seperti memenuhi unsur aman, efektif, dan mutu.

BACA JUGA  Kejati Bengkulu Suarakan Sinergi dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi yang Digelar KPK

Hal inilah yang menjadi penentu pemerintah memilih vaksin sinovac,” ungkapnya.
Di akhir acara, wanita lulusan Fakultas Kedokteran di Universitas Sriwijaya ini berpesan agar masyarakat Kota Prabumulih tetap mematuhi dan menjalani protokol kesehatan. Mengingat wabah virus corona dapat menyerang siapa saja yang proses penularannya begitu cepat.

“Sayangi diri sendiri dan orang lain, tetap gunakan masker dan jaga jarak serta mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Kita berharap pandemi ini segera berakhir,” tandasnya. (nr)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru