Gelombang Pertama Usai, Embarkasi Palembang Berangkatkan 4.041 Jemaah

Kamis, 23 Mei 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Tintamerah.co.id  — Sebanyak 450 jemaah haji Kloter 9 Embarkasi Palembang bertolak meninggalkan Bandara SMB II Palembang, Kamis (23/05/2024) siang. Keberangkatan kloter 9 menandai berakhirnya pemberangkatan gelombang pertama melalui Embarkasi Palembang.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sumsel  Armet Dachil menuturkan, total jemaah haji yang berangkat melalui Embarkasi Palembang di gelombang pertama berjumlah 4.041 jemaah. Rinciannya, Sumsel 2.437 jemaah, Babel 1.109 jemaah, dan 45 petugas kloter.
“Mulai besok, Embarkasi Palembang akan memberangkatkan kloter 10 yang masuk fase gelombang kedua. Di gelombang pertama, jemaah diberangkatkan dari Palembang menuju Madinah. Sedangkan di gelombang kedua, jemaah diberangkatkan dari Palembang menuju Jeddah,” jelas Armet.
Selain itu, lanjut Armet, hingga saat ini Kloter 1, 2, dan 3 sudah berada di Kota Mekkah setelah menjalani Arbain selama delapan hari di Madinah. Hari ini giliran jemaah haji kloter 4 yang bertolak dari Madinah menuju Mekkah.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan saat melepas keberangkatan kloter 9 berpesan agar jemaah haji Embarkasi Palembang selalu beristighfar dan bershalawat untuk memperlancar dan menguatkan ibadah. Jemaah juga diminta menjaga kesehatan dan menaati imbauan dari tim kesehatan. “Sehat itu penting, agar ibadah bapak ibu berjalan lancar,” pesan Syafitri.
Syafitri mengatakan, kloter 9 ini adalah kloter terakhir di gelombang pertama. Dikatakan Syafitri, kloter sebelumnya berangkat dalam keadaan lancar, serta tiba dengan selamat dan sehat. “Alhamdulillah kloter-kloter sebelumnya berangkat dalam keadaan lancar. Mereka tiba dalam keadaan selamat, begitu juga kloter 9 ini, doa kita pun demikian, agar bapak ibu selamat, lancar,” ujar Syafitri.
Menurut Syafitri, agar perjalanan dan ibadah berjalan lancar jemaah harus mematuhi dan menaati arahan dari petugas kloter serta Karu dan Karom. Petugas haji Indonesia termasuk Karu dan Karom adalah yang diberi amanah oleh negara untuk membantu jemaah agar dapat beribadah dengan lancar.

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru