Grand Final Bujang Gadis STIA Satya Negara 2021

Sabtu, 27 Maret 2021 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG|Tintamerah.co.id-
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Satya Negara menggelar acara Grand Final pemilihan Bujang Gadis Kampus 2021. Acara digelar di kampus STIA Satya Negara Jalan Sukatani Palembang, Sabtu (27/3/2021).

Acara dihadiri Wakil III STIA Satya Negara Ir H Heru Putranto MSi, Wakil II STIA Satya Negara Hendriyenti SAg MPdi serta Sekretaris Prodi Administrasi Negara STIA Satya Negara Puji Rahman S.Sos MSi.

Pada kesempatan ini dalam sambutannya, Wakil III STIA Satya Negara Ir H Heru Putranto MSi mengucapkan selamat kepada finalis yang sudah sampai babak grand final.

“Kedepan, apapun hasil yang didapat bukan tentang menang atau kalah tetapi apa yang kami sampaikan bahwa kalian harus bahu membahu untuk mengangkat nama STIA Satya Negara,” singkatnya.

BACA JUGA  Jemput Bola! Lansia di RT 57 Panca Usaha Divaksinasi Covid-19

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Novrian Saputra menyampaikan, hari ini merupakan Grand Final pemilihan Bujang Gadis Kampus STIA Satya Negara tahun 2021.

“Di babak Grand Final ini terdapat 5 pasang finalis yaitu 5 bujang dan 5 gadis. Nanti akan ada pengujian lagi, dan pemenangnya terdiri dari beberapa kategori yaitu Bujang Gadis 1, Bujang Gadis 2, Bujang Gadis 3 dan Bujang Gadis Favorit,” katanya.

Lanjut Novrian, tujuan diadakannya pemilihan Bujang Gadis 2021 untuk menjadikan sebagai duta pendidikan dan kebudayaan khususnya di kampus STIA Satya Negara.

“Kita berharap semoga yang terpilih bisa sesuai dengan tema kita yakni mencari mahasiswa- mahasiswi yang Kreatif, Inovatif, Edukatif dan Religius. Selain itu kita juga mencari sosok yang bisa memimpin mahasiswa- mahasiswi STIA Satya Negara lainnya khususnya dibidang ekonomi kreatif khususnya dimasa pandemi saat ini sangat dibutuhkan ide- ide kreatif untuk mengembangkan bakat- bakat mahasiswa- mahasiswi yang ada di kampus kita,” tutupnya.
(Hanny)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru