Hari Ke Empat MTQ Ke-36, Berikut Penampilan dan Cabang Kafilah Aceh Timur

Minggu, 3 Desember 2023 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simeulue | Tintamerah.co.id – Berikut penampilan dan cabang serta nama Kafilah (peserta) Kabupaten Aceh Timur yang tampil pada hari keempat di perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-36, Selasa (30/11/2023).

Sejak dimulainya kompetisi MTQ Aceh ke- 36 dari hari pertama, kedua, ketiga Peserta akan tampil di 6 arena sebagaimana yang telah ditentukan pihak panitia MTQ Simeulue.

Kemudian untuk cabang Murattal dewasa putri bernama Khairiati tampil di arena 2 Masjid Baturrahmah, Kota Sinabang.

Lalu kafilah Mujawwad dewasa putra / putri yakni Sulaiman dan Nut Rahmah tampil di arena 3, Masjid Khalilullah, Simeulue.

Selanjutnya, Safrina hafizd quran lina juz tilawah putri tampil di arena 4, Masjid Baiturrahman Desa Abail.

BACA JUGA  Makam Sultan Alaidin Sayed Maulana Abdul Aziz Syah Dipadati Peziarah

Sementara itu, cabang hafizd qur’an 30 juz putra / putri tampil di arena 5 Masjid Istiqamah kota Sinabang atas nama Khalilurrahman dan Muhassanah.

Untuk cabang tafsir bahasa Indonesia putra dan putri tampil di arena 8 yang berlokasi di SMK 2 Sinabang atas nama Siti Zainatul Uswah dan Amrina Rasyada.

Sedangkan untuk cabang hiasan mushaf, naskah, kontemporer (kaligrafi) masuk semi final yang tampil di arena 10, Gudang SRG Disperindagkon Desa Linggin.

“Alhamdulillah, semua peserta yang tampil pada hari ke empat MTQ ini telah menunjukan kebolehan meraka masing-masing saat tampil di panggung,” kata ketua Kafilah Aceh Timur Syawaluddin.

Lebih lanjut, Syawaluddin menyampaikan bahwa, Hari peserta dari kaligrafi cabang hiasan mushaf, naskah, kontemporer masuk semi final.

BACA JUGA  Tingkatkan Pelayanan Publik, RS Bukit Asam Medika Tambah Kapasitas Genset

Dirinya berharap, Insyaallah seluruh kafilah dari Aceh Timur yang tampil di hari ke empat MTQ Simeulue dapat memperoleh hasil yang maksimal,” demikian ucap Syawaluddin. (Alexander Ishak).

(DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru