HUT ke-1338 Kota Palembang, Refleksi Pembangunan dan Harapan Dari Yan Coga Calon Walikota 2024

Kamis, 17 Juni 2021 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG|Tintamerah.co.id – Aliran panjang sungai Musi menyiratkan panjangnya asa menuju kemajuan, kokohnya Benteng Kuto Besak (BKB) mencerminkan semangat gotong royong masyarakat nya, indahnya pesona Jembatan Ampera simbol elegan nya corak kehidupannya.

Kota Palembang dengan catatan kota tertua di Indonesia yang genap berusia 1.338 tahun pada 17 Juni 2021 berdasarkan penafsiran tanggal yang tertulis di
prasasti Kedukan Bukit yakni 17 Juni 682 Masehi. Hal ini tepat menjadikan Palembang
sebagai salah satu kota tertua di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

Di hari yang sakral nan penuh sejarah ini Yan Coga, Calon Walikota Palembang 2024-2029 Jalur Independen yang mewakili unsur kepemudaan mengungkapkan,

” Kita patut bangga dan penuh rasa haru, karena Kota yang kita cintai ini adalah Ibukota kerajaan maritim terbesar di Nusantara abad ke tujuh, mungkin tidak berlebihan pada masa keemasannya dulu Palembang setara dengan Washington, New York, Tokyo, Beijing, Paris hari ini dengan peradaban yang kuat dan disegani dunia.

BACA JUGA  Bobol Rumah Warga, Darmawan Nginap Di Polrestabes Palembang

Ini menjadi refleksi bagi putra-putri di Kota ini baik yang dilahirkan disini maupun yang merantau berjuang di Kota ini bahwasanya memperingati HUT Kota Palembang ke 1338 ini semuanya harus berkolaborasi menyongsong kemajuan.

Hidup harus berimbang, kita harus memantau bahkan bisa jadi turun ke jalan jika ada yang tidak beres dalam proses pembangunan namun kita juga tegas mendukung kalau ada program yang pro masyarakat.

Kita memperhatikan di Kota Pempek pembangunan infrastruktur sudah unggul dibandingkan kota-kota lainnya, sudah layak kota berstandar internasional, disini ada stadion satu-satunya di dunia terlengkap dan menyatu venue-venue nya, terhubung langsung dengan LRT, peningkatan akses internet, pembangunan jalan sampai ke lorong-lorong Kecamatan, trotoar dan perhatian Pemerintah terhadap destinasi wisata lainnya seperti BKB, Sekanak Lambidaro, Pulau Kemaro dan akses jalan ke Bayt Al Qur’an Akbar di Gandus.

BACA JUGA  Mengenal Nganggung Tradisi Turun Temurun dari Melayu Bangka

Saat ini juga ada hasil kreativitas emak-emak di Lorong Cempaka Radial tidak jauh dari rumah kami telah dibangun Kampung Sayur yang patut kita dukung penuh dalam segala porsinya. Semoga hal ini juga akan muncul di seluruh RT dan RW se-Kota Palembang.

Dilanjutkan oleh Ketua FORBES KNPI Sumsel ini, harapan kita untuk ibukota Bumi Sriwijaya yang usianya ke-1.338 tahun supaya Bapak Walikota H.Harnojoyo jangan terkesan menjauh dengan masyarakat, tetaplah jaga kedekatan dengan Ibu Wakil Fitrinda dan Pak Sekda Ratu Dewa.

Terus gencarkan gerakan 3T (Tracing, Testing, Treatment) dan vaksinasi dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Palembang sehingga menimbulkan efek dominonya yang banyak bagi masyarakat baik dalam ekonomi rakyat, pendidikan sekolah tatap muka, dan lainnya.

BACA JUGA  Forum Umat Peduli Keadilan Palembang Minta Polisi Tegakkan Hukum Berkeadilan

Gercep (gerak cepat) melakukan pembenahan dan percepatan pembangunan infrastruktur serta pemerataan yang tidak hanya berfokus itu-itu saja tetapi juga
secara keseluruhan.

Untuk anak-anak muda harus kita tanamkan karakter tangguh, sang penakluk tidak mudah ambyar, memiliki skill dan peradaban yang tinggi dari para leluhur kita pada masa keemasannya Kerajaan Sriwijaya terdahulu. Jangan mudah hanyut dalam era kegilaan kebarat-baratan.

Patut menjadi evaluasi bagi kita semua, ketika kita pergi kerja mulai dari lampu
merah, di pinggiran jalan, bahkan didepan kantor-kantor, masih banyak para pengemis yang berhamburan bahkan tragisnya mereka membawa anak bayi yang seharusnya tidak seperti itu

Belum lagi anak-anak usia sekolahan yang berkeliaran meminta-minta.

Pemerintah harus membuka mata atas corak problematika yang ada, kita dari unsur kepemudaan dan masyarakat akan selalu menyuarakan ini semua.

Dirgahayu ke 1338 untuk Ibukota Bumi Sriwijaya. (Danaz)

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru