Jelang Ramadhan, Sumatera Selatan Siapkan Empat Inovasi Ketahanan Pangan

Jumat, 24 Februari 2023 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (BI Sumsel) luncurkan empat program unggulan sebagai inovasi pengendalian inflasi menjelang Ramadhan khususnya komoditas pangan. Program ini diusung melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang bersinergi dan selaras dengan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), program kemandirian pangan yang dicanangkan Pemerintah Sumsel pada Desember 2021. Empat program tersebut yaitu optimalisasi pasar murah, peningkatan pasokan, modernisasi pertanian, dan peningkatan produksi.

Demikian mengemuka dalam perhelatan GNPIP Sumsel (24/10) di Palembang dengan tajuk “Sinergi dan Inovasi Untuk Ketahanan Pangan Nasional Melalui Program Sumsel Mandiri Pangan”, sebagai soft launching GNPIP menjelang kick off-nya di awal Maret 2023, dan selanjutnya akan hadir di sejumlah wilayah. GNPIP sendiri merupakan wujud komitmen bersama untuk mengoptimalkan langkah pengendalian inflasi dari sisi suplai dan mendorong produksi guna mendukung ketahanan pangan secara integratif, masif guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Peluncuran program sinergi dan inovasi ini disaksikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman dan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Turut hadir Anggota Komisi XI RI yaitu Fauzi H. Amro, dan Achmad Hafisz Tohir. Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Aida menyampaikan bahwa yang utama dalam menjaga inflasi adalah ketersediaan pasokan atau terjadinya ketahanan pangan. “Masalah klasikal yang kita hadapi adalah kesenjangan pasokan antar waktu dan antar daerah. Maka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) berkomitmen pastikan keterjangkauan, ketersediaan, kelancaran dan komunikasi kepada seluruh masyarakat. Program menanam cabai GNPIP telah berperan dalam ketersediaan dan pengendalian harga di pasar. Sehingga, GNPIP masih diperlukan untuk mencapai ketahanan pangan. Di tahun kedua GNPIP ini, kita perlu pastikan ketersediaan pasokan dan distribusi sebagai fokus utama. Mari kita penuhi dengan jumlah yang cukup dan harga yang terjangkau,” pungkas Deputi Gubernur Aida.

BACA JUGA  Kodam ll/Swj Gelar Olahraga Bersama Polri dan Forkopimda

Sejalan dengan itu, Gubernur Sumsel juga menyampaikan bahwa komoditas pertanian menjadi sektor yang paling bertahan di pandemi dan mendukung pertumbuhan. Dalam rangka mendukungnya, kami mengubah pola pikir masyarakat dari membeli menjadi menghasilkan untuk menciptakan kemandirian gizi pangan. Program yang telah dilakukan berkontribusi bagi penurunan angka kemiskinan menjadi 11,95% pada September 2022. Mari kita bersama menciptakan solusi dan melakukan eksekusi yang konkrit bagi sektor pertanian di tengah anomali cuaca, dengan konektivitas dan distribusi yang baik.

Lebih lanjut, empat program tersebut diimplementasikan denqan pertama, optimalisasi pasar murah bersama denqan rilis jadwal pasar murah bersama dan perluasan informasi melalui iklan layanan masyarakat. Optimalisasi pasar murah tersebut juga didukunq dengan digitalisasi melalui kehadiran pembayaran QRIS dan penguatan aplikasi marketplace “SIBEJAJO”. Kedua, peningkatan pasokan
melalui perluasan Kerja sama Antar Daerah (KAD) yaitu antara Kota Lubuklinggau dan Kota sendiri merupakan wujud komitmen bersama untuk mengoptimalkan langkah pengendalian inflasi dari sisi suplai dan mendorong produksi guna mendukung ketahanan pangan secara integratif, masif serta sarana digital farming (alat deteksi cuaca, alat pemupukan otomatis). Keempat, peningkatan dengan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), program kemandirian pangan yang dicanangkan Pemerintah Sumsel pada Desember 2021. Empat program tersebut yaitu optimalisasi pasar murah, GSMP yang diharapkan mendorong keluarga mandiri pangan dengan merubah mindset masyarakat dari pembeli menjadi penghasil. Melalui GSMP, setiap rumah tangga didorong untuk bisa memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan melalui pemberian bibit, edukasi keahlian bercocok tanam, serta penanganan pasca panen.

BACA JUGA  Fortas - TVRI Sumsel Siap Anugerahi Teater Sekolah di Sumsel

masyarakat. Optimalisasi pasar murah tersebut juga didukung dengan digitalisasi melalui kehadiran pembayaran QRIS dan penguatan aplikasi marketplace SIBEJAJO. Kedua, peningkatan pasokan Keterjangkauan Harga, dan Komunikasi Efektif). GNPIP berupaya mengoptimalkan langkah pengendalian harga terutama melalui pengelolaan suplai pangan, termasuk mendorong produksi menuju ketahanan pangan yang integratif dan masif guna mendukung tercapainya sasaran inflasi.

Jakarta, 24 Februari 2023
Kepala Departemen Komunikasi
Erwin Haryono
Direktur Eksekutif

Informasi tentang Bank Indonesia
TeI.021-131, email: bicara@bi.go.id

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru