Kelompok Pembibitan Eco Agrotomation Binaan Bukit Asam Panen Perdana Melon Premium

Selasa, 10 September 2024 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muara Enim, Tintamerah.co.id — Kelompok Pembibitan Eco Agrotomation binaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) merayakan panen perdana melon golden premium di Desa Tanjung Karangan, Muara Enim, Selasa (10/9/2024).

Hal ini merupakan sebuah pencapaian dalam upaya menciptakan alternatif sumber penghasilan baru yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar area Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

Melon golden premium tersebut ditanam dengan metode hidroponik, sehingga dapat tumbuh dalam waktu hanya 70 hari dengan hasil cukup signifikan. Dari 300 titik tanam, petani dapat memanen hingga 1 ton melon dengan berat per buah antara 1 hingga 3 kilogram (kg).

Harga melon golden premium yang mencapai Rp35.000 per kg memberikan potensi penghasilan besar bagi para petani. Rasanya yang manis juga menjadi daya tarik.

BACA JUGA  Hari Lahan Basah Sedunia, Bukit Asam (PTBA) Ikut Aksi Tanam Mangrove

Muhammad Zailani, Ketua Kelompok Pembibitan Eco Agrotomation, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen perdana melon golden premium ini.

“Melon yang kami tanam sehat tanpa bahan kimia, insektisida, atau pestisida. Fokus kami bukan hanya pada keuntungan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja,” kata Zailani.

Zailani juga menyampaikan bahwa Kelompok Pembibitan Eco Agrotomation akan memperluas lahan untuk budidaya ubi madu dari Lampung, sebagai langkah untuk mendukung ketahanan pangan.

Mustafa Kamal, AVP Sustainable Economic, Social, & Environment PTBA, menegaskan bahwa hal ini sebagai wujud komitmen PTBA dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui program pertanian dan wirausaha.

“Keberhasilan panen melon golden premium ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi yang solid. Kami berharap hal ini menjadi inspirasi bagi petani lain untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi seperti hidroponik dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” kata Mustafa Kamal.

BACA JUGA  Lakon “Ande-Ande Lumut” Siap Pentas Bersama Teater 21 Jakarta

Ulil Amri, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Muara Enim, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Dia menekankan pentingnya metode pertanian semi-modern seperti hidroponik dalam mendukung pertanian di lahan kering.

“Melon golden ini tidak hanya memberi keuntungan ekonomi bagi petani, tetapi juga membantu stabilisasi harga dan inflasi. Kami mendorong lebih banyak petani untuk mengikuti jejak ini dengan menanam berbagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” tutupnya.

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

Niko Chandra
Corporate Secretary
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru