KMJ Coffee Sajikan Kopi Tubruk Khas Tanah Kisam OKU Selatan

Selasa, 2 Maret 2021 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG|Tintamerah.co.id-
Persaingan kedai kopi khususnya di Kota Palembang saat ini semakin marak, khususnya bagi penikmat kopi tidak susah lagi mencari tempat ngopi sekaligus kongko.
Kisam Musi Jaya (KMJ) Coffee hadir merupakan salah satu kedai kopi yang menyajikan segala jenis varian kopi.

KMJ Coffee berdiri sejak 25 Desember 2020 lalu dan memiliki ciri khas sendiri karena biji kopi yang digunakan berasal dari tanah kelahiran pemiliknya yaitu Muaradua Kisam, salah satu Kabupaten di Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. KMJ Coffee memberikan promo kopi bubuk 200 gram dengan pembelian 4 bungkus gratis 1 bungkus, berlaku sampai 10 Maret 2021. Jenis kopi yang dipakai robusta.

BACA JUGA  Bupati dan Wakil Bupati Lampura Memantau Langsung Pelaksanaan Pilkades di 91 Desa

Salah satunya kopi lanang kisam tubruk yang merupakan sajian signature dari KMJ Coffee. Selain nikmat, kopi lanang kisam tubruk berkhasiat untuk kebugaran pria.
Selain kopi lanang kisam tubruk, masih banyak varian kopi lainnya serta menu makanan yang sederhana dengan cita rasa gurih dan menggugah selera dengan harga ramah di kantong.

Mario Andriansi selaku Owner KMJ Coffee sangat antusias kepada semua pecinta kopi, KMJ Coffee Hadir memberikan solusi bagi pecinta kopi sejati. Dirinya juga mengatakan jika daerah penghasil kopi seharusnya memiliki pabrik sendiri.

“Daerah penghasil kopi harus punya pabrik sendiri dan di setiap desa penghasil kopi pun harus memiliki mesin roasting (mesin penggiling kopi),” ujar Mario saat diwawancara di KMJ Coffe Jalan Inspektur Marzuki No. 583C, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Selasa (2/3/2021).

BACA JUGA  Pilkada PALI Memanas, Paslon 04 Protes KPU Saat Deklarasi Damai

Mario menambahkan, Pemerintah dan petani harus bersinergi agar nilai ekonomi rakyat terbantu, salah satunya Pemerintah harus menyiapkan ladang untuk para petani kopi.

“Dalam hal ini Pemerintah harus mendorong dan memfasilitasi masyarakat petani kopi untuk melakukan peremajaan tanaman, memperbaiki teknik budidaya dan pasca panen serta mendorong berkembanganya industri pengolahan kopi yang berdaya saing yang mampu meningkatkan nilai tambah kopi,” tutupnya.(Hanny)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru