Launching 24 lagu Daerah, Ramaikan Penutupan Musi Star Festival 2022

Sabtu, 24 Desember 2022 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Tepuk tangan penonton dan sebagian pegunjung Palembang Square (PS) Mall Palembang, sore itu nyaris memenuhi ruang kompetisi seni dalam even Musi Star Festival (MSF) 2022 yang ditutup belum secara resmi, belum lama ini, Sabtu, (23 Desember 2022).

Riuh redamnya peserta lomba dan penonton MSF 2022 ini, bukan hanya karena pengumuman para pemenang lomba seni, tetapi, di akhir acara, Tim Rumah Budaya Plembangnian (RBPN) dan para pekerja seni musik, melounching 24 lagu daerah.

Empat Lagu dilounching
Sebagai pembuka lounching lagu daerah, sedikitnya 4 lagu yang secara simbolik didemonstrasikan di atas panggung, menjelang pengumuman para pemenang lomba seni dan penutupan MSF 2022.

Tiga judul lagu itu; Karomah Kiai Marogan ciptaan Gerry Iskandar, Benteng Kuto Besak ciptaan Anwar, Sultan Mahmud Badarudin II ciptaan Atan dan Lagu Empat Lawang ciptaan Ican Rajapase.

Lisa Surya Andika, Pembina dan Pengelola RBPN, menjelaskan, selain 4 lagu yang ditampilkan pada penutupan di hadapan ratusan penonton dan peserta MSF 2022, ada 20 lagu berbasis Kabupaten Lahat ciptaan Ogie Maulana, yang dikemas dalam satu album, di aransemen Muhammad Ipul dengan Produser LS Andika.

BACA JUGA  Pj Gubernur Sumsel Silaturahmi Sekaligus Bagikan Sembako di Kediaman Yan Coga

20 Lagu dari Lahat
“Total lagu yang diproduksi ada 24 lagu Sumsel. Semua hasil garapan RBPN Production, dan ada dua puluh lagu yang berasal dari Kabupaten Lahat,” tegas Lisa, saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (23 Desember 2022).

Pada kesempatan itu, Heri Listio, Ketua Panitia MSF 2022, mengapresiasi atas minat dan animo peserta yang sangat besar. Heri menilai, even yang digelar tahun ini, merupakan gelar seni yang luar biasa, baik dari peserta, kemasan acara dan partisipasi sponsor, yang turut mendukung acara ini.

“Sangat luar biasa. Apreasiasi para wali murid, pelajar dan mahasiswa pada even kali ini sangat bagus. Saya juga sangat apresiatif atas empatik dari para sponsor, panitia yang sudah ikut menyukseskan acara ini. Ke depan, kita akan tingkatkan even serupa dengan lebih baik lagi,” ujar Heri.

BACA JUGA  S dan J Diamankan Anggota Polsek SU I karena Kedapatan Memakai Sabu

Fortass Siap Mendampingi Seniman
Sementara itu, menanggapi gelar prestasi seniman musik dan lounching lagu daerah Sumsel di acara penutupan MSF 2022, Yosep Suterisno, SE, Ketua Forum Teater Sekolah (FORTAS) Sumsel menilai, kiat kerja kreatif para seniman musik ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seniman lainnya di berbagai cabang seni.

Namun demikian, hal penting yang mesti menjadi perhatian berbagai pihak, menurut jebolan Teater Leksi Palembang ini, sebuah karya seni, apapun bentuknya harus dikelola serius, sehingga karya yang timbul ke permukaan bukan sebatas kepuasan moral (batiniah) seniman, tetapi juga bisa berbuah finansial (uang).

Seni Harus Hidup dan Menghidupi
Oleh sebab itu, menurut Yosep, ada sisi penting yang harus dimaksimalkan dalam karya seni, sehingga produk seni bisa hidup dan menghidupi, baik secara kelembagaan maupun bagi seniman itu sendiri, secara ekonomi.

BACA JUGA  Duta Literasi Sumsel Resmikan Kampung Literasi Karya Mulia

“Maksud saya, setelah karya seni tercipta, kita akan bertanya, karya itu mau kita apakan? Kalau sekadar puas, si pencipta dipastikan sudah puas, tapi puas secara batiniah. Sementara, puasnya batin harus beriring dengan perolehan material supaya seniman juga puas materi juga, sebagai efek dari proses kreatif seniman,” tegasnya.

Terkait dengan hal itu, Yosep menegaskan, Fortas Sumsel membuka diri seluas-luasnya untuk mendampingi secara marketing terhadap karya-karya seniman di Sumsel, dari berbagai cabang.

“Insya Allah melalui Fortas Sumsel, saya dan kawan-kawan siap akan mendampingi secara menejerial marketing, sehingga karya seni di Sumsel yang sudah diproduksi akan membuahkan hasil yang luar biasa, bisa tampil di even nasional bahkan internasional, sehingga akan memberi kepuasan, baik moral dan juga kepuasan finansial bagi para seniman,” ujarnya.*

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru