Buka Perkemahan Wirakarya Nasional, Menag Minta PTK Cetak Generasi Rahmatan Lil Alamin

Kamis, 11 November 2021 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Menteri Agama RI H. Yaqut Cholil Qoumas membuka kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021 di Dining Hall Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Kamis (11/11). Gus Menteri berharap, nilai-nilai kepramukaan mampu ditransformasikan dalam perilaku mahasiswa, salah satunya pemahaman agama yang inklusif, moderen, dan damai.

Menurut Menteri Agama, PWN PTK menjadi tolak ukur sejauh mana PTK berhasil melakukan Revitalisasi Gerakan Pramuka, di tengah masyarakat yang berubah. Munculnya generasi milenial, kelompok menengah dan urban harus dipahami sebagai peluang sekaligus tantangan bagi perguruan tinggi.

“Pramuka harus menjadi “Rumah Bersama” bagi sekumpulan generasi muda yang ingin berkembang, berkarya dan menempa diri. Rancang bangun kegiatan kepramukaan harus mampu menjawab kebutuhan generasi millenial yang akrab dengan teknologi digital. Nilai-nilai kepramukaan seperti kemandirian, gotong-royong, perjuangan hidup, keberanian, dan kepekaan sosial harus mampu ditransformasikan ke dalam perilaku mahasiswa,” jelas Menteri Agama.

BACA JUGA  Kapolda Melalui Wakapolda Sumsel Sambut Kedatangan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB

Dia juga menegaskan, PTK harus menyiapkan dan mencetak generasi muda Indonesia yang memiliki pemahaman dan kapasitas keagamaan yang rahmatan lil ‘alamin. Dalam perspektif Kementerian Agama, tentu melalui pengarusutamaan Moderasi Beragama. Pemahaman agama yang inklusif, toleran dan damai menjadi keniscayaan di tengah-tengah pluralitas bangsa.

“Misi memperteguh semangat kebangsaan salah satunya tercermin pada NKRI dan Pancasila harus diletakkan bersama-sama dengan penciptaan suasana keagamaan yang moderat. PWN PTK XV yang dirancang tidak saja untuk mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, namun juga Perguruan Tinggi Keagamaan lain, merupakan cermin bahwa kita mempunyai komitmen pluralisme dan upaya serius membangun hubungan yang harmonis lintas iman dan lintas agama,” tegasnya.

BACA JUGA  DPD Partai Hanura Laksanakan Rakerda Tahun 2021 Untuk Pemantapan Program Kerja Jelang Pemilu 2024

“Indonesia harus menjadi contoh bangsa lain, betapa kita sudah selesai dan tidak mempersoalkan perbedaan agama, ras, suku, dan golongan. Semua warga negara bisa hidup bersama, rukun, dan damai dalam wadah NKRI. Itu dipelopori oleh mahasiswa PTK yang kita cintai ini,” tuntas Gus Menteri.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya dalam sambutannya menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel sangat mendukung kegiatan-kegiatan kepramukaan. Salah satunya pembangunan Bumi Perkemahan Pramuka Kwarda Sumatera Selatan di Gandus, Kota Palembang, yang saat ini masih dalam pembangunan. Bumi perkemahan ini dipersiapkan untuk menyambut peserta Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Tingkat Nasional Tahun 2022, yang akan digelar pada bulan November dan diikuti 7.000 peserta dari Polda se-Indonesia.

BACA JUGA  Heri Amalindo Hadiri Halal Bihalal di Kediaman Fitriana Bacaleg PBB

“Hal ini merupakan upaya mengembangkan pendidikan kepramukaan di Sumsel untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Gerakan Pramuka. Saya ucapkan Selamat Mengikuti Rangkaian Kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021,” tutur Mawardi Yahya.

Hadir pada acara pembukaan, Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Prof. Dr. H. Nizar M.Ag, Dirjen Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani S.Tp, MT, Forkompinda Provinsi Sumsel, pejabat eselon II dan III Kemenag RI, Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA, rektor UIN Raden Fatah Palembang Pror. Dr. Nyayu Khadijah S.Ag, M.Si, serta pejabat eselon III Kanwil Kemenag Sumsel.

Laporan: YL
Editor: AN

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru