Pastikan Peserta JKN mendapatkan Pelayanan Kesehatan Terbaik, Dirjampelkes Sambangi Fasilitas Kesehatan

Senin, 4 November 2024 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Tintamerah.co.id – Dalam rangka memastikan optimalnya pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berbasis digital untuk pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati didampingi Kepala Cabang Palembang BPJS Kesehatan Edy Surlis mengunjungi Fasilitas Kesehatan di Palembang.(04/11)

Disela-sela kunjungan di RS Siti Khodijah Palembang selain meninjau pelayanan kesehatan rawat jalan dan rawat inap, Lily juga secara langsung menyapa peserta JKN yang sedang mendapatkan layanan. Tak segan Lily memberikan informasi terkini terkait Program JKN antara lain penggunaan Aplikasi Mobile JKN untuk kemudahan layanan. Lily juga menanyakan secara langsung layanan yang dirasakan oleh peserta JKN. Lily berpesan kepada peserta JKN agar segera melapor ke petugas BPJS Kesehatan jika mengalami kendala dalam mendapatkan layanan kesehatan.

Lily menambahkan bahwa Fasilitas Kesehatan diharapkan dapat terus mengedukasi peserta JKN terkait digitalisasi layanan seperti antrean online yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN sehingga pemanfaatannya dapat lebih optimal.

BACA JUGA  Peduli Keselamatan Pengendara, Anggota Satlantas Polres Aceh Timur Bersihkan Material Kerikil di Jalan

Lebih lanjut Lily mengungkapkan kualitas layanan kepada peserta JKN menjadi perhatian BPJS Kesehatan, peserta JKN yang sudah berobat sesuai prosedur tidak boleh dikenai biaya tambahan/iur biaya. Jika itu terjadi jangan sungkan untuk membuat laporan/pengaduan ke BPJS Kesehatan, nanti petugas BPJS Kesehatan akan membantu mengkomunikasikan dengan fasilitas kesehatan,”terang Lily.

Lily juga menjelaskan saat ini peserta JKN dapat mengakses Aplikasi Mobile JKN untuk berbagai kemudahan layanan diantaranya fitur antrean online. Dengan mengambil antrean secara online peserta dapat datang sesuai perkiraan waktu layanan sehingga tidak perlu menunggu/mengantre terlalu lama di fasilitas kesehatan.

“Selain fitur antrean online, di Aplikasi Mobile JKN peserta juga bisa melihat secara langsung ketersediaan tempat tidur di rumah sakit secara real time, selain itu peserta juga bisa melihat info riwayat layanan kesehatan yang pernah didapatkan, melakukan skrining riwayat kesehatan, bahkan melakukan konsultasi online dan pengaduan layanan bisa diakses melalui Aplikasi Mobile JKN,” jelas Lily kepada salah satu peserta JKN.

BACA JUGA  Kemarau Sebulan Ini, Pj Bupati. Apriyadi Salurkan Bantuan Air Bersih Buat Warga

Kehadirannya disambut langsung oleh Direktur RS Siti Khodiah Asdaria Tenri beserta jajaran manajemen. Didampingi Asdaria, Lily meninjau satu persatu layanan yang ada di RS Siti Khodijah, saat mengunjungi peserta yang sedang di rawat inap Lily bertanya terkait layanan yang dirasakan. Benar saja salah satu keluarga pasien mengatakan layanan yang diberikan RS Siti Khodijah sudah sangat baik, tidak ada iur biaya selama mereka di rawat inap di RS Siti Khodijah.

Lily sangat mengapresiasi komitmen RS Siti Khodijah untuk terus mengoptimalkan layanan kepada masyarakat khususnya peserta JKN di Palembang. Sementara itu Direktur RS Siti Khodijah Palembang, Asdaria Tenri mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pantauan secara langsung ke lapangan yang dilaksanakan oleh Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan.

Dari Data yang ada RS Siti Khodijah memiliki 200 Ketersediaan tempat tidur yang terdiri dari Ruang ICCU  5, Ruang ICU, IGD, Kelas 1, Kelas 2, Kelas 3, NICU, Perinatologi, PICU, Ruang Isolasi, VIP dan VVIP.

BACA JUGA  Danrem 044/Gapo Mengikuti Taklimat Awal Pengawasan Post Audit Itjenad 2020 Di Jajaran Kodam II/SWJ

Asdaria menambahkan seiring pertumbuhan jumlah peserta, RS Siti Khodijah selalu meningkatan peningkatan pelayanan dan semoga dapat semakin mengoptimalkan layanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat dilayani maksimal. Salah satu peserta JKN yang ditemui Tim Jamkesnews Nelly Aryana merasakan jika layanan yang diberikan Program JKN saat ini sudah sangat baik. Tidak ada perbedaan layanan antara pasien umum ataupun BPJS Kesehatan. “Saya sudah lama menjadi pengguna layanan JKN, karena saya memiliki beberapa riwayat penyakit yaitu Jantung dan Hipertensi. Saya juga merupakan peserta PRB yang rutin mengkonsumsi obat dan saat saya melakukan kontrol kesehatan di RS Siti Khodijah ini saya dilayani dengan sangat baik.

Alhamdulillah dengan adanya  Program JKN, saya dapat melakukan pengobatan dengan maksimal tanpa adanya biaya tambahan, tutup Nelly.

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru