Peduli Sesama, Mahasiswa STIPSI WD Bina Sriwijaya Beri Santunan Anak Yatim

Selasa, 5 Januari 2021 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, tintamerah.co.id– Mempererat ukhuwah islamiyah di minggu pertama bulan Januari tahun 2021,  Mahasiswa Perguruan Tinggi WD Bina Sriwijaya, Jurusan Psikologi (Stipsi) Semester 5 Weekend (5W) kota Palembang, menggelar acara santunan anak yatim di Panti Asuhan Nusantara Jalan Tegal Binangun kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang, Senin (4/1/2021).

 Gelaran tersebut mengusung tema ” Mahasiswa Berbagi di Massa Pandemi “ untuk mempererat ukhuwah islamiah, bertujuan agar mahasiswa Stipsi memiliki sikap peduli terhadap sesama.

“Santunan anak yatim ini, merupakan salah satu target Jurusan Ilmu Psikologi sebagai bentuk peduli kepada masyarakat yang terdampak ovid-19,” ujar M Rocki mahasiswa Stipsi semester 5 weekend yang juga ketua panitia penyelengara kegiatan ini.

BACA JUGA  Suami Istri Tewas Dalam Insiden Kebakaran di Ogan Baru

M Rocki mengatakan bahwa mempererat tali silaturahmi melalui santunan anak yatim, pasti akan mendapat berkah serta dapat meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama. Ia juga menambahkan, mahasiwa Stipsi Bina Sriwjaya Palembang akan terus mengalakkan kegiatan serupa di masa akan datang, estimasi barang yang disumbangkan berupa  bahan pokok atau sembako.

“ Kegiatan yang kita lakukan ini akan kita agendakan setiap tahunnya dan kegiatan ini sudah mendapat izin dari pak H Irian Nasri, SE, M.Pd selaku Ketua Yayasan Bina Sriwijaya dan pak Zet Abdullah, M.Psi dan Kunto Iskandar Dinata, M.Psi, Psikolog selaku Kepala Stipsi serta Umi NK, M.Psi, Psikolog, dosen MK Psikodiagnotik 2, “ kata Rocki.

BACA JUGA  Beri Dukungan Tim Persit Korem, Danrem 044/Gapo : Kita Bisa Kita Juara

Ditempat yang sama Chandra Budiman, juga salah satu mahasiswa yang ikut tetlibat dalam kegiatan ini, menjelaskan. Menurutnya, dana tersebut diperoleh dari sumbangan mahasiswa khusus kelas 5 Weekend (5W).

 “Saya mengapresiasi pada rekan- rekan dari kelas 5W yang ikut andil dalam kegiatan ini, sehingga tradisi dapat terus dijalankan, meski dalam situasi Covid-19,” ujar Chandra Budiman.

Sementara, tak lepas dari itu, M Ihsan Kepala Asrama Panti Asuhan Nusantara Tegal Binangun, mengucapkan terimakasih atas kehadiran mahasiwa Stipsi Bina Sriwijaya Palembang ke panti asuhannya.

“Atas nama anak -anak panti dan juga para pengurus, kami ucapankan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan, semoga ini menjadi manfaat bagi anak-anak panti dan juga untuk para mahasiswa Bina Sriwijaya kami berdoa semoga mendapat kemudahan dalam menempuh ilmu yang diinginkan dan semoga sehat selalu serta diiringgi rezeki yang halal, semoga Allah membalas kebaikan ini,”  ujar Ihsan didampingi M Asadullah selaku pihak yayasan panti sambil menjelaskan bahwa di Panti Nusantara ada 13 anak yang tinggal di panti dan 40 anak binaan yang tersebar di kota Palembang. (*stipsi)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru