Peletakan Pembangunan Balai Tiyuh karta Raya, PJ Bupati Tubaba Harapkan Dapat Menjadi Contoh

Rabu, 5 Oktober 2022 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba | Tintamerah.co.id – PJ Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat harapkan Peletakan batu pertama pembangunan balai Tiyuh /Desa Karta Raya, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) kabupaten Tulang Bawang Barat dapat di contoh enam tiyuh yang baru Definitif

Pembangunan Balai Tiyuh yang mulai dibangun tersebut melalui swadaya masyarakat di resmikan PJ Bupati Dr. Zaidirina Wardoyo disaksikan oleh Anggota DPRD ,OPD, Camat Tbu, tokoh adat dan masyarakat setempat, Rabu (05/10/2022).

PJ Bupati Tubaba, Zaidirina mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi PJ kepalo Tiyuh Karta Raya yang baru di resmikan sebagai Tiyuh Definitif sudah bisa membangun Balai Tiyuh.

“Semoga ini dapat menjadi contoh untuk enam Tiyuh Difinitif yang lain, agar bersemangat membuat inovasi untuk memajukan Tiyuhnya, sehingga dalam melayani masyarakat akan semaksimal mungkin,” cetusnya.

BACA JUGA  SP KEP SPSI 1973 Gelar Perayaan Hari Jadi Yang ke-48 Tahun

Dalam proses pembangunan Balai tiyuh tersebut PJ Bupati juga menyampaikan bahwa pihaknya juga akan melihat kinerja kepalo tiyuh kedepan.

“Kita lihat dulu bagi kepalo tiyuh jika inovasi nya bagus akan di upayakan untuk memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan Tiyuh tersebut,” ucapnya.

Dirinya juga berpesan agar
smart vilit/tiyuh calak bisa terus di kembangkan pelan-pelan, sehingga program tersebut bisa berjalan dengan baik di semua tiyuh.

“Saya berharap tiyuh yang ada di tubaba ini bisa mencontoh yang sudah berjalan seperti tiyuh pulung kencana, kecamatan Tuba Tengah, agar di Tubaba menjadi Tiyuh digital, adapula e-kpb untuk membantu petani mendapatkan bantuan KUR dengan mudah,” pungkasnya.
(Joni St)

Berita Terkait

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terbaru