Peran Ganda Pertamina dalam Kerja Hulu Migas

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengeboran Pertamina EP Adera Field area Benuang
(Foto: Dokumentasi PHR Zona 4)

Pengeboran Pertamina EP Adera Field area Benuang (Foto: Dokumentasi PHR Zona 4)

Penulis: Efran | Redaktur tintamerah.co.id

tintamerahNEWS -, Pertamina EP Hulu Rokan (PHR) Zona 4 merupakan wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan Regional Sumatera yang mencakup delapan kabupaten dan dua kota di Sumatera Selatan, yakni Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muara Enim, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, serta Palembang dan Prabumulih. Zona 4 mempunyai tanggung jawab atas kegiatan hulu minyak dan gas bumi (migas) di wilayah tersebut melalui kegiatan ekplorasi dan pengelolaan operasi produksi.

PT Pertamina (Persero) melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pasokan migas guna memastikan tercapainya target lifting migas. Target itu sebagai bagian upaya pemeritahan Presiden Probowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melalui program Asta Cita salah satunya ketahanan dan swasembada energi.

“Pertamina memiliki tugas untuk memastikan ketahanan, keterjangkauan dan keberlanjutan energi. Tidak hanya menjadi entitas bisnis atau entitas yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah kepada pemegang saham untuk menjaga profitabilitas, tetapi Pertamina punya tugas sebagai agen pembangunan,” kata  Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, pada peringatan satu tahun kepemimpinan Presiden Probowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Jakarta, Senin (20/10/2025) seperti dikutip tintamerah.co.id dari ruangenergi.com.

Sebagaimana diketahui, Satuan Khusus Kerja (SKK) Migas menetapkan taget lifting migas 2025 sebesar 1,61 juta barel perhari, yang terdiri dari target minyak bumi 605 ribu Barrels of Oil  Per Day (BOPD) dan gas alam 1,01 juta Barrels of Oil  Equivalent Per Day (BOEPD). Target ini tertera dalam Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) tahun 2025.

Dalam realisasinya, pada Agustus 2025, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan laporan produksi migas pada semester I tahun 2025 sebesar 1.754,5 juta barel minyak equavalent per hari pada Juni. Kementerian ESDM mencatat lifting minyak mencapai 608 ribu barel per hari, sedangkan gas bumi sebesar 1,1465 juta kaki kubik (MMSCFD). Capaian ini melampaui target yang ditetapkan dalam APBN.

Strategi PHR Zona 4 Capai Target Produksi Migas

Tentu capaian target lifting migas tersebut diatas tidak terlepas dari keterlibatan PHR Zona 4 menyokong pasokan energi nasional dengan menerapkan berbagai strategi untuk mencapai target produksi, terutama tantangan mengelola lapangan minyak yang sudah tua.

Strategi ini mencakup kombinasi percepatan program pengeboran di Cluster Benuang dan struktur strategis di Gunung Kemala (GNK) dan Lembak-Kemang-Tapus (LKP), terbukti Pertamina EP Adera Field melalui sumur BNG  #067 berhasil melampaui target minyak 150 BOPD (mencapai 660,34 BOPD) dan  gas sebesar 0,39 MMSCFD (mencapai 0,807 MMSCFD). Dalam penerapan batch drilling pada lima sumur BNG,  lapangan Benuang mengasilkan 3.388 BOPD, angka itu dua kali melebihi target awal sebesar 1.200 BOPD.

Sementara, Pertamina EP Prabumulih Field melalui sumur GNK #099 berhasil melebihi target produksi dengan mencatatkan test produksi sebesar 2.473 BOPD tanpa watercut pada choke 15 mm.

BACA JUGA  Bermalam Minggu di Desa Kaliberau, Serap Aspirasi Hingga Maen Gaple Bareng Warga

Kemudian, PHR Zona 4 membuat inovasi untuk mengelola sumur yang berusia lanjut  dengan melakukan optimalisasi teknologi digital  menggunakan motode sektorisasi dan gridding area untuk mengembangkan struktur lapangan Benuang. Selain itu, melakukan inovasi teknik pengembangan dengan memanfaatkan teknologi digital yang diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan hasil produksi.

PHR Zona 4 menyadari bahwa keberhasilan mencapai target produksi tidak lepas dari kolaborasi yang kuat di dalam internal perusahaan. Tak hanya itu,  bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, SKK Migas, media, Ormas/LSM, dan lembaga pendidikan menjadi modal PHR Zona 4  untuk memperkuat hubungan dengan antar lembaga dan masyarakat dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan.

Catat Sejarah Produksi Minyak

General Manager PHR Zona 4 Djujuwanto, mengatakan produksi Zona 4 pada tahun ini sebesar 27.384 BOPD. Namun berkat kerja keras seluruh elemen perusahaan, PHR Zona 4 mencatat sejarah baru dengan menghasilkan produksi minyak sebesar 30 ribu BOPD sejak Subholding Upstream Pertamina terbentuk tahun 2021 silam.

“Keberhasilan mencapai 30 ribu BOPD ini adalah bukti nyata bahwa dengan kepercayaan, harmonisasi, dan semangat bergerak maju, lapangan tua sekalipun mampu memberi kontribusi besar. Pencapaian ini bukanlah akhir, tetapi awal dari prestasi-prestasi lebih besar yang akan datang,” ujar General Manager PHR Zona 4, Djujuwanto, Senin (08/09/2025) seperti dikutip tintamerah.co.id dari ruangenergi.com.

Menurutnya, kontributor utama peningkatan produksi datang dari sumur-sumur di struktur strategis, seperti Lembak – Kemang – Tapus, Benuang, Gunung Kemala, hingga Karangan – Tanjung Miring Barat.

Lampaui Target RKAP 2025

Hingga April 2025, produksi migas PHR Zona 4 telah melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) terutama Pertamina EP Prabumulih Field mencapai produksi minyak lebih dari 12 ribu BOPD yang menjadi penopang produksi minyak tertinggi secara keseluruhan 30 ribu barel per hari pada September 2025. Pencapaian ini didorong oleh kontribusi sumur-sumur di struktur strategis, optimasi lapangan mature, dan implementasi kerja yang berfokus pada inovasi dan kolaborasi.

Tak hanya itu, Prabumulih Field menegaskan peran strategisnya sebagai produsen utama Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah kerja PHR Regional 1 Sumatera dengan peningkatan produksi hingga 54 persen dari tahun 2024. Selain dikenal sebagai penghasil minyak dan gas bumi, Prabumulih Field kini menjadi tulang punggung pasokan LPG domestik di Sumatera. Pada semester I 2025, LPG yang diproduksi tercatat sebesar 16,547.43 metrik ton dengan rata-rata produksi harian sebanyak 61.29 metrik ton per hari.

Ada empat kunci keberhasilan yang diterapkan PHR Zona 4 untuk meningkatkan produksi LPG. Pertama, penerapan inovasi teknologi melalui CO₂ removal plant dan LPG processing packages. Kedua, dengan  mengoptimalkan sumur gas produktivitas tinggi. Ketiga, menerapkan on stream project melalui lowering pressure, dan keempat, melakukan perubahan pola operasi melalui struktur karangan.

Hingga semester I 2025, produksi minyak rata-rata stabil di 27.459,72 BOPD dan gas di 541,23 juta MMSCFD.

BACA JUGA  Membangkang, Oknum Kabid PTK Disdik Sumsel Lakukan Pungli

PHR Zona 4 dalam Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Dalam menjalankan operasinya, PHR Zona 4 menekankan keselematan kerja dengan menerapkan prosedur ketat seperti HSSE 3 Golden Rules dan Zero Accident serta menjalankan menjalankan prinsip tata kelola yang ketat untuk melindungi pemangku kepentingan sesuai peraturan demi terwujudnya PHR Zona 4 menjadi tulang punggung energi di Bumi Sriwijaya.

Tak hanya berfokus pada target produksi migas, PHR Zona 4 juga menjalankan perannya terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dikenal dengan sebutan Corporate Sosial Responcibilty (CSR). CSR merupakan sebuah konsep TJSL bagi perusahaan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di lingkungan sekitarnya melalui program-program yang mencakup pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan.

Hingga saat ini PHR Zona 4 secara konsisten menjalankan TJSL di seluruh wilayah operasinya di Sumatera Selatan sebagaimana dalam catatan tintamerah.co.id, seperti   Pertanian Mandiri untuk Desa Tangguh (PERMATA) Desa Pengabuan, Abab, PALI merupakan program ketahanan pangan besutan Pertamina EP Adera Field. PERMATA diproyeksi menurunkan 35,21% angka kemiskinan masyarakat setempat  yang mayoritas sebagai petani berpenghasilan 45 ribu – 70 ribu per hari, dan 42% penduduknya hanya lulusan SD.

Untuk memastikan PERMATA berjalan dengan baik, Adera Field memberikan transfer knowledge melalui pelatihan pertanian modern, inovasi berbasis teknologi, dan membentuk kelembagaan pertanian melalui kelompok tani.

Dalam eksistensinya, PERMATA menyabet 7 penghargaan nasional, 44 anggota mengalami peningkatan pendapatan, 12 anggota keluar dari kemiskinan, 36 produk memiliki legalitas dan layak jual, serta penurusan emisi karbon 12,15 ton CO2e/tahun.  Selain itu, PERMATA memberikan kontribusi terhadap lingkungan melalui berbagai inovasi  seperti jerami menjadi briket ramah lingkungan, pemanfaatan PLTS (energi surya), dan pengelolaan sampah organik.

PERMATA hanya salah satu contoh konkret program pemberdayaan ekonomi yang berhasil dalam binaan PHR Zona 4. Disetiap area operasinya di Sumatera Selatan,  Pertamina berkomitmen memberikan program CSR-nya, seperti Prabumulih Field melalui program Raden Mas Prabu (Kain Serat Nanas)  di Kelurahan Gunung Ibul, Prabumulih. Limau Field di Desa Air Talas, Muara Enim bernama GEMA DEWATA (bioplastik kulit jeruk ), Pendopo Field bersama Gerakan Perempuan Lestarikan Alam Melalui Konservasi Pinang (GEMILANG) di Desa Sukakarya, Musi Rawas.

Selain itu, Pertamina juga peduli terhadap dunia pendidikan melalui program Beasiswa Non Ikatan Dinas SKK Migas. Program ini bekerjasama dengan Politeknik Akamigas Palembang untuk memberikan kuliah D3 gratis bagi  masyarakat di sekitar wilayah operasi PHR Zona 4. Program ini bertujuan menciptakan SDM unggul di bidang energi dan migas yang menyasar pelajar berprestasi dari kalangan tidak mampu. Hingga saat ini, tercatat 91 warga menerima beasiswa ini, 47 dari 61 alumni sudah bekerja di berbagai perusahaan pertambangan.

Dalam bidang kesehatan, Pertamina EP Ramba Field  menggulirkan program Sinergi Ramba Field menuju Keluang Bersih dan Sehat (Simba Kuat) di Desa Keluang, Banyuasin guna menciptakan sekolah yang sehat dan madani. Kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pelatihan kader kesehatan remaja serta peningkatan wawasan mengenai kesehatan dan pengelolaan sampah bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar.

BACA JUGA  BBPOM Palembang Lakukan Intensifikasi Pengawasan Kosmetik Tanpa Izin Edar

PHR di berbagai wilayah, termasuk Zona 4, aktif dalam upaya menekan angka stunting melalui berbagai program. Program ini menunjukkan fokus pada kesehatan ibu dan anak, sejalan dengan inisiatif Pertamina Sehati.

Kemudian, PHR Zona 4 berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati dengan program penanaman pohon. Diawali tanggal 7 Juni 2022, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup, SKK Migas dan PHR Zona 4 menggelar penanaman 7.000 pohon di lapangan golf Komplek Pertamina Prabumulih.

Lalu, Pertamina EP Ramba Field menanam bibit pohon di Babat Toman, Musi Banyuasin tanggal 24 Desember 2024. Kemudian, Pertamina EP Pendopo Field  melakukan penanaman 1.250 pohon di kawasan Lintas Jalur Gajah yang berada di Desa Ciptodadi, Musi Rawas tanggal 25 Juni 2025, dan  menanam 2.000 pohon pinang betara di Desa Sukakarya, Musi Rawas tanggal 3 Oktober 2025.

Dalam pilar sosial, PERTAMINA Local Community Leaders Program (LCLP) 2025 yang digadang-gadang menjadi pilot project program Pertamina di Indonesia . Kegiatan ini  diselenggarakan di Baltalyon Zeni Tempur 2/Samara Grawira Prabumulih dari tanggal 10 hingga 23 Juni 2025.

Sebanyak 92 peserta dari anggota Ormas, LSM, Karang Taruna, media lokal, dan internal Pertamina akan dibekali beragam ketrampilan. Selama masa pelatihan, para peserta mendapatkan peningkatan keterampilan dengan sertifikasi keahlian profesional sesuai bidangnya masing-masing: Pelatihan dan Sertifikasi Keahlian Juru Ikat Beban/Rigger oleh PPSDM Pusdiklat Migas Cepu, Pelatihan dan Sertifikasi Operator K3, juga oleh PPSDM Pusdiklat Migas Cepu, pelatihan Teknisi AC oleh LPK Disnakertrans Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara, penguatan kompetensi media lokal telah melalui workshop jurnalistik dan uji kompetensi wartawan (UKW) oleh Dewan Pers Nasional, Forum Jurnalis Migas Sumsel dan Portal Communication Management.

Selama 14 hari peserta mendapatkan pelatihan intensif yang mencakup berbagai materi penting seperti wawasan kebangsaan, pengenalan objek vital nasional, bela negara, pembentukan karakter, dan kepemimpinan komunitas. Dalam kesempatan tersebut, Pelatih Pertamina LCLP 2025 diproyeksi mencetak peserta menjadi intelektual, tangguh dan bermoral.

“Mulai dari zona 1, kami melaksanakan program Pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Perempuan Jambi,” kata Direktur Utama PHR Regional 1 Sumatera Ruby Mulyawan di Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA) 2025 yang digelar di BSD, Tangerang, Selasa, seperti dikutip dari antaranews.com pada Rabu 21 Mei 2025.

Dalam hal ini, Penulis memberikan pandangan bahwa PHR Zona 4 tidak hanya menjadi pilar penyokong energi nasional, tetapi juga memberikan kontribusi besar kepada pemerintah daerah dan masyarakat disekitar wilayah operasinya melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dan berbagai program CSR.

Berita Terkait

Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!
Gas Pol! Pasca Dilantik, Kadis PU Lahat Jefran Azsyapputra Langsung Kawal MoU Strategis Perbaikan Jalan
Hijrah ke Bumi Seganti Setungguan, Mantan Kadis PUTR PALI Jefran Azsyapputra Ikuti Gladi Pelantikan Kadis PU Lahat
Jefran Azsyapputra Dijadwalkan Dilantik Jadi Kadis PU Lahat Hari Ini
Ledakan Ekonomi Malam Hari: Ratu Dewa & Herman Deru Sulap Jalan Atmo Jadi Pusat Magnet Wisata Baru!
Gerak Cepat! Polrestabes Palembang Buru Predator Anak di Gandus, Polda Sumsel: Tidak Ada Toleransi!
PALI DARURAT WIBAWA! Aturan Gubernur Jadi “Keset” Kaki PT BSE, DPRD PALI Ngamuk: “Dishub Jangan Jadi Pelayan Cukong, Sikat Tanpa Pandang Bulu!”

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 12:48 WIB

Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global

Kamis, 23 April 2026 - 12:58 WIB

Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Rabu, 22 April 2026 - 13:12 WIB

Gas Pol! Pasca Dilantik, Kadis PU Lahat Jefran Azsyapputra Langsung Kawal MoU Strategis Perbaikan Jalan

Selasa, 21 April 2026 - 09:49 WIB

Hijrah ke Bumi Seganti Setungguan, Mantan Kadis PUTR PALI Jefran Azsyapputra Ikuti Gladi Pelantikan Kadis PU Lahat

Selasa, 21 April 2026 - 09:25 WIB

Jefran Azsyapputra Dijadwalkan Dilantik Jadi Kadis PU Lahat Hari Ini

Berita Terbaru