PJ Bupati TUBABA, Meminta Diskoperindag Tangani Keluhan Petani Cabai

Selasa, 28 Maret 2023 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba | Tintamerah.co.id – Menyikapi keluhan Para petani cabai yang berada Di Tiyuh Kagungan Ratu,kecamatan tulang Bawang Udik(TBU) kabupaten Tulang Bawang Barat,PJ bupati zaidirina memberi penjelasan.

Hal tersebut di sampaikan PJ bupati zaidirina melalui pesan singkat WhatsApp,menurut nya hasil dari rapat koordinasi di seluruh Indonesia cabai menduduki harga tertinggi di beberapa daerah.

“Coba cek hasil rapat koordinasi kepala daerah dan forkopimda seluruh Indonesia tadi pagi lewat zoom yg dipimpin pak Menteri Dalam Negeri, cabe merah dan cabe rawit menduduki peringkat pertama penyebab inflasi karena harganya yg tinggi sampai 100 ribu/kg di kalimantan utara dan rata2 50 ribu/kg di seluruh Indonesia, rakyat kesusahan karena harga cabai tinggi”ucapnya pada(28/03)

BACA JUGA  Nikmati Berbuka Puasa dan Promo Menginap di Hotel Santika Radial Palembang

Zaidirina juga menegaskan,bahwa pemerintah Kabupaten telah menjalankan sesuai intruksi Mendagri,agar dapat memanfaatkan lahan pekarangan kosong rumah warga,bahkan untuk jenis tanaman cabai merupakan tanaman prioritas di dalamnya.

“Pak Mendagri mengeluarkan perintah untuk menanam semua pekarangan dan lahan2 kosong dengan sayur2an terutama cabe, yg di Tubaba sudah kita laksanakan duluan dan berjalan dengan baik” tegasnya

Untuk itu, lanjut zaidirina,menjelaskan dengan adanya program Kebun Kandang Kolam dan Wisata( K3 1w) ,sebuah program pengendalian dan perlindungan terhadap masyarakat yang rentan terkena kemiskinan ektrim, sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat dan terhindar bahkan keluar dari dampak stunting yang merupakan ancaman di seluruh Indonesia.

“program 3K 1W itu diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga, membantu masyarakat tiyuh yg tidak mampu, setelah itu baru dijual kalau hasil panen masih berlebih dan Tujuan program K3 1W terutama untuk ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan penanganan kemiskinan ekstrim dan Stunting”ungkapnya

BACA JUGA  Daring Isbat Awal Zulhidjah 1442 H Digelar 10 Juli 2021

zaidirina pun berjanji akan segera memerintahkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yaitu Dinas Koperasi dan perdagangan terkait untuk segera meninjau langsung pendistribusian,juga meminta para petani agar mencari cara sendiri dalam penjualan hasil panen mereka.

“Nanti saya perintahkan dinas koperindag untuk meninjau langsung seperti apa saluran distribusinya, kenapa menjual ke agen kalau harganya murah, cari tempat penjualan lain yg harganya bagus, Tapi tetap nanti saya perintahkan kepala koperindag mengecek langsung ya”tutupnya (Joni St).

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru